Rencana pembangunan landasan helikopter di Kabupaten Banyumas mendadak menjadi perhatian publik.
Hal ini terjadi setelah lokasi proyek diketahui berada tidak jauh dari kompleks pemakaman Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto.
Helipad tersebut rencananya akan dibangun di lapangan Desa Kalisube, Kecamatan Banyumas, dengan menggunakan anggaran negara (APBN) sebesar Rp1,4 miliar.
Lokasinya hanya berjarak sekitar 1,6 kilometer dari Makam Dawuhan, tempat Margono dimakamkan.
Proyek Dihentikan dan Perlu Kajian Ulang
Tingginya perhatian publik membuat Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Jalan DPU Banyumas, Rusli Kurnia, memberikan klarifikasi.
Ia memastikan bahwa pembangunan gedung multifungsi yang di dalamnya mencakup helipad tersebut saat ini dihentikan sementara.
Menurut Rusli, ada prosedur yang perlu dibenahi sebelum proyek dapat dilanjutkan.
Ada arahan dari pusat bahwa pengajuan proyek seperti ini seharusnya dialokasikan ke direktorat yang menangani konstruksi bangunan, bukan ke bagian jalan daerah,”
Rusli kepada owrite.id.
Karena ada ketidaktepatan jalur pengajuan, proyek tidak bisa diteruskan.
“Jika tetap ingin membangun gedung multifungsi tersebut, kami harus mengajukan proposal baru,”
Rusli.
Awal Mula Ramainya Polemik Helipad
Ketertarikan publik bermula dari usulan Dinas Pekerjaan Umum Banyumas yang mengajukan pembangunan gedung multifungsi di kawasan bersejarah Desa Kalisube.
Lokasi itu tak jauh dari Makam Dawuhan, tempat bersemayamnya para Bupati Banyumas, termasuk Margono Djojohadikusumo.
Fasilitas helipad hanyalah salah satu bagian kecil dari konsep awal tersebut.
Rusli menegaskan bahwa fokus utama proyek bukan semata-mata membangun helipad. Rencana awal adalah menghadirkan gedung multifungsi yang dapat dipakai masyarakat untuk acara resmi dan kegiatan lokal.
Bangunan tersebut sebenarnya dirancang untuk berbagai kegiatan, seperti peringatan Hari Jadi Banyumas, acara desa, hingga area parkir ketika ada perhelatan besar,”
Rusli.
Ia juga menambahkan bahwa helipad menjadi opsi tambahan, terutama apabila Presiden Prabowo berkunjung ke Banyumas.
Sejak awal konsepnya memang gedung multifungsi dengan fasilitas publik, ruang terbuka, dan pelataran. Helipad hanya bagian pelengkap.”
Rusli.
