Kondisi Sumatera Saat Ini: Listrik Mati Total, Sinyal Hilang, Logistik Terhambat

Warga mengamati sampah kayu gelondongan pasca banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). Sampah kayu gelondongan tersebut menumpuk di pemukiman warga dan sungai pasca banjir bandang pada Selasa (25/11). (ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar)

Hingga kini, tiga provinsi di Pulau Sumatera, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat belum bangkit sepenuhnya setelah banjir bandang dan longsor besar yang melanda selama sepekan terakhir.

Dampak bencana tersebut sangat luas, meninggalkan kerusakan berat serta jumlah korban jiwa yang terus meningkat.

Peristiwa ini bahkan menjadi salah satu bencana alam terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 442 orang kehilangan nyawa, menjadikannya tragedi yang mengguncang nasional.

Kondisi di Tapanuli Tengah Masih Sangat Sulit

Salah satu warga yang keluarganya terdampak, Michael Siahaan, salah satu wartawan dari Antara. Dirinya menggambarkan situasi di Tapanuli Tengah masih jauh dari normal. Ia mengungkapkan, bahwa wilayah itu mengalami pemadaman listrik total.

Listrik di Tapanuli Tengah dan Sibolga masih padam. Hanya beberapa titik yang hidup, itu pun pakai genset,”

ujar Michael kepada owrite.id, Senin, 1 Desember 2025.

Michael juga menyebutkan, bahwa akses komunikasi masih sangat terganggu. Sinyal sering hilang dan tidak stabil sehingga komunikasi dengan keluarga menjadi sulit.

Sinyalnya hidup-mati. Kebanyakan warga sekarang mengandalkan Starlink, itu yang paling bisa dipakai,”

tandasnya.
Share This Article
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Redaktur Pelaksana
Ikuti
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Exit mobile version