Purbaya Pede Ekonomi Q4 2025 Capai 5,7 Persen, Ekonom Ragu

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 mencapai 5,7 persen. Target pertumbuhan ekonomi tinggi pun diperkirakan bisa dicapai tahun depan sebesar 6 persen.

Purbaya mengatakan, ekonomi Indonesia sudah mulai membaik setelah dilakukan sejumlah perubahan kebijakan. Dia menilai, pertumbuhan ekonomi akan melesat mulai akhir tahun ini.

Saya kira-kira di triwulan IV ekonominya bisa tumbuh di atas 5,5 persen, mungkin 5,6-5,7 persen. Tahun depan saya perkirakan tumbuh lebih cepat lagi di kisaran 6 persen,”

Purbaya dikutip Senin (17/11/2025).

Ekonom Tak Yakin

Merespons hal ini, Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menyebut target pertumbuhan 5,7 persen itu tidak akan bisa dicapai pada kuartal IV-2025.

Diperkirakan ekonomi hanya akan tumbuh 5,06 persen secara year on year (yoy).

Belum. Proyeksinya di kuartal ke IV sebesar 5,06 persen year on year,”

Bhima kepada Owrite.

Kunci Capai Pertumbuhan Tinggi

Bhima menjelaskan, kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi yakni dengan memulihkan konsumsi kelas menengah. Sebab masyarakat golongan ini porsi konsumsinya mencapai 68 persen, dari total konsumsi nasional.

Jadi yang lemas dan kurang confidences untuk belanja harus didorong. Yang menengah ini enggak tersentuh bansos, enggak dapat keringanan pajak, tapi tekanan kerjanya tinggi,”

Bhima.

Bhima menilai, pemerintah harus memperhatikan kondisi lapangan kerja yang memberikan upah tinggi bagi masyarakat.

Menurutnya, jika masyarakat kelas menengah mendapat penghasilan lebih bagus maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi.

Tugas pak Purbaya adalah memberi keringanan pajak termasuk menaikkan PTKP semua sektor jadi Rp7,5-10 juta per bulan biar disposable income naik. Kemudian turunkan PPN bertahap,”

Bhima.

Bhima mengatakan, jika hal tersebut dilakukan oleh pemerintah. Maka dalam 2 tahun ke depan atau 2027 ekonomi Indonesia akan tumbuh 8 persen, dan di kuartal IV akan mencapai 9 persen.

2 tahun kedepan bisa jadi 8 persen dan di kuartal ke IV ini bisa jadi 9 persen dulu. Kebijakan ini harus diambil karena momen Natal Tahun Baru tanpa dorongan pemulihan daya beli nggak akan bisa capai pertumbuhan 5,7 persen year on year,”

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies.
Share This Article
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version