Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran Rp2 triliun untuk industri tekstil dan furnitur. Dana itu akan disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Purbaya mengatakan, anggaran Rp2 triliun disiapkan untuk mendukung aktivitas ekspor industri tekstil dan furnitur.
Sekarang kita siapkan Rp2 triliun untuk tadi perusahaan tekstil maupun furnitur. Jadi mereka bisa datang ke LPEI,”
ujar Purbaya dalam konferensi pers dikutip Rabu, 24 Desember 2025.
Bendahara Negara menjelaskan, volume kredit LPEI di industri furnitur saat ini baru sebesar Rp200 miliar. Pengusaha tekstil dan furnitur pun mengajukan kebutuhan dana Rp16 triliun, namun untuk mengabulkan permintaan itu pemerintah hanya bisa menyiapkan Rp2 triliun.
Saya pernah ngomong ke industri furnitur, furnitur bilang ke kita kami perlu uang Rp16 triliun katanya untuk mendukung ekspor aktivitasnya. Ternyata kalau kita lihat ada berapa dari LPEI Rp200 miliar dari LPEI,”
jelasnya.
Purbaya mengatakan, untuk bunga pinjaman bagi industri tekstil dan furnitur sebesar 6 persen. Saat ini pinjaman pun sudah bisa diakses di LPEI.
Jadi mereka bisa datang ke LPEI, bunganya 6 persen. Itu yang saya janjikan ke mereka, udah bisa mereka datangi tuh LPEI,”
imbuhnya.
