Konflik Thailand–Kamboja Mulai Reda, Tapi Tuduhan Serangan Sipil Terus Memanas

Distrik Ta Phraya, Provinsi Sa Kaeo (Foto: Wikipedia)

Ketegangan bersenjata di wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja dilaporkan menurun dalam satu hari terakhir.

Informasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Laksamana Muda Surasant Kongsiri, pada Kamis.

Ia menyebutkan bahwa intensitas pertempuran di sepanjang garis kontak mulai melemah, meskipun bentrokan masih terjadi di beberapa titik yang berada dalam wilayah operasi Militer Wilayah Pertama dan Kedua Thailand.

Menurut Surasant, hampir seluruh area perbatasan yang sebelumnya sempat dikuasai pasukan lawan kini telah berhasil direbut kembali oleh militer Thailand. Hanya satu lokasi yang masih berada di luar kendali penuh.

Sebagian besar wilayah perbatasan yang sempat diduduki telah kembali ke tangan kami,”

ujarnya dalam konferensi pers.

Tudingan Serangan Artileri ke Permukiman Sipil

Meski situasi relatif menurun, pihak Thailand menuduh militer Kamboja tetap melancarkan serangan artileri yang menyasar kawasan sipil. Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada malam hari hingga menjelang pagi.

Sekitar pukul 05.00 waktu setempat, roket BM-21 disebut jatuh di Distrik Ta Phraya, Provinsi Sa Kaeo, menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah warga dan properti sipil lainnya.

Ratusan Titik Diserang, Fasilitas Umum Rusak

Komando Angkatan Darat Thailand memperkirakan sejak konflik kembali memanas pada 7 Desember, sistem roket peluncur ganda (MLRS) milik Kamboja telah menghantam sekitar 150 lokasi di sepanjang perbatasan.

Akibat serangan tersebut, sedikitnya 190 rumah, lima wihara Buddha, dua sekolah, serta satu rumah sakit dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga hancur total.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Kamboja juga mengeluarkan pernyataan yang menuding pasukan Thailand melakukan penembakan ke wilayah sipil di perbatasan Kamboja.

Akibat eskalasi konflik ini, sekitar 630.000 warga Kamboja terpaksa mengungsi demi menyelamatkan diri dari dampak pertempuran.

Share This Article
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version