10.523 Kasus Ditangani Polda Metro di 2025, Narkoba dan Tawuran Mendominasi

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri memaparkan RAT 2025. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)

Polda Metro Jaya mencatat telah menangani 10.523 kasus sepanjang tahun 2025. Ribuan kasus tersebut diungkapkan mulai dari kasus kasus narkoba, tindak pidana siber, dan hingga kasus tawuran yang menonjol sepanjang tahun.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menjelaskan pelbagai kasus itu berdasarkan 74.013 laporan polisi yang diterimanya. Hal itu diungkapkan dalam Rilis Akhir Tahun (RAT) 2025 yang digelar di Polda Metro Jaya, Rabu, 31 Desember 2025.

Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya termasuk salah satu Polda dengan jumlah laporan polisi tertinggi di Indonesia dan berkontribusi sekitar kurang lebih 16 persen dari total laporan polisi nasional,”

kata Asep dalam pidatonya.

Menurut Asep laporan polisi setiap tahunnya masuk ke Polda Metro Jaya rata-rata tembus angka 50 ribu. Angka tersebut menjadikan Jakarta sebagai penyumbang kasus dengan rata-rata nasional di angka 329.120 laporan per tahunnya.

Tahun 2025, Polda Metro Jaya termasuk salah satu Polda dengan jumlah laporan polisi tertinggi di Indonesia,”

terang Asep.

Sepanjang tahun 2025, Asep mencatat ada 2.425 kasus yang mentereng dengan tiga jenis tindak pidana yang sering ditemui narkoba, pencurian kendaraan bermotor, dan pencurian dengan pemberatan.

Pada pengungkapan kasus narkoba, Jenderal Polri bintang dua itu mengungkapkan telah membongkar 7.458 kasus di tahun ini. Ada 9.895 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus narkoba Jaringan Asia Tenggara dengan barang bukti 103,1 kilogram di Jakarta Pusat menjadi pengungkapan besar tahun ini.

Berdasarkan hasil perhitungan jumlah jiwa yang terselamatkan, upaya yang kami lakukan sudah berhasil menyelamatkan 10.164.673 jiwa,”

ucapnya.

Pada kasus tindak pidana dunia maya, ada 2.625 laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut menyusul masyarakat menjadi korban kejahatan Siber dengan modus penipuan dan ilegal akses yang kerap dijumpai.

Ada juga kasus judi online hingga berdampak pada rumah tangga.

Kapolda Metro melanjutkan, terdapat 440 kasus tawuran dan kericuhan antar kelompok juga pernah ditangani pihaknya. Pencegahan juga ikut diiringi melalui patroli, pembinaan, kolaborasi dengan sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah.

Antisipasi ini kami lakukan bersama Pak Pangdam, terutama di titik-titik di mana sering terjadinya tawuran tersebut agar kita bisa mitigasi, kita kelola, kita diskusi, dan kita hilangkan,”

tegasnya

Tidak tertinggal, kasus kecelakaan lalu lintas selama tahun 2025 juga ikut dilaporkannya.

Kata dia ada 13.184 kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Metro Jaya pada tahun ini. Sementara itu, 740 orang meregang nyawa dan lebih dari 16 ribu lainnya luka-luka.

Jumlah yang cukup tinggi,”

singkat Asep.

Asep mengantisipasi demi menekan angka kecelakaan lalu lintas, polisi akan mengandalkan rekayasa lalu lintas dan penegakan hukum berbasis teknologi.

Jumlah penindakan dan teguran sebanyak 893.023 kali. Di saat yang sama, kami terus memperkuat layanan di titik-titik rawan pada jam-jam rawan kemacetan lalu lintas,”

ujar Kapolda Metro Jaya.

Share This Article
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version