KPK Soal OTT Gubernur Riau: Ada Jatah Preman Sekian Persen Untuk Kepala Daerah

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/bar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada pemerasan modus jatah preman dibalik operasi tangkap tangan (OTT), yang menyeret Gubernur Riau Abdul Wahid terkait kasus proyek di dinas PUPR Riau.

Terkait dengan penambahan anggaran di Dinas PUPR tersebut, kemudian ada semacam japrem, jatah preman sekian persen begitu untuk kepala daerah. Itu modus-modusnya,”

Jubir KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Rabu (5/11/2025).

Budi menyebut KPK telah melakukan ekspose perkara dugaan kasus korupsi tersebut. Pimpinan KPK juga telah menetapkan calon tersangka dugaan pemerasan penambahan anggaran di Dinas PUPR tersebut.

Meski demikian, KPK baru akan menyampaikannya secara resmi beserta konstruksi perkara pada hari ini Rabu (5/11/2025).

Kami jelaskan saat konferensi pers,”

Jubir KPK.

Dalam operasi senyap ini, total ada 10 orang menjadi target operasi selain Abdul Wahid diantaranya Kepala Dinas PUPR, Sekdis PUPR, lima kepala UPT, dua orang pihak swasta yang merupakan orang kepercayaan Gubernur Riau.

Namun penyidik hanya berhasil mengamankan sembilan orang yang telah digiring paksa ke gedung merah putih KPK guna dilakukan pemeriksaan.

Sementara itu, untuk satu orang yang lagi yang merupakan target OTT yakni Dani M Nursalam tenaga ahli Gubernur Riau sempat lolos dan akhirnya menyerahkan diri.

Tim juga melakukan pencarian terhadap Saudara DN dan kemudian pada petang ini Saudara DN menyerahkan diri dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,”

Budi.

Meski telah dilakukan pemeriksaan intensif hingga malam ini, KPK tak kunjung mengumumkan pihak tersangka dalam dugaan kasus korupsi Dinas PUPR Riau.

Budi menyebut penyidik telah melakukan ekspose perkara dan telah mengantongi nama-nama calon tersangka. Nantinya nama-nama tersebut akan diumumkan secara resmi besok, Rabu (5/11/2025).

“Kami tadi sudah melakukan ekspos di level pimpinan dan sudah ditetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dan menjadi tersangka dalam perkara ini,”

Namun berapa yang ditetapkan sebagai tersangka dan siapa saja, besok kami akan sampaikan dalam konferensi pers,”

Budi.
Share This Article
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version