Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) akhirnya menampakkan diri di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa 2 Desember 2025. Kemunculan dia perdana diperiksa penyidik KPK kasus korupsi pengadaan iklan Bank Jawa Barat Banten (BJB).
Berdasarkan pantauan owrite.id, Ridwan Kamil tiba di gedung KPK pukul 10.42 WIB ditemani kuasa hukumnya. Mengenakan kemeja biru dengan jaket biru dongker, mantan Gubernur Jawa Barat itu menuju lobby KPK. Ridwan Kamil menegaskan, akan memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya perihal kasus korupsi yang menyeret dirinya.
Ya intinya saya hari ini memberikan rasa penghormatan tertinggi untuk supremasi hukum, makanya saya datang dalam rangka transparansi juga memberikan kewajiban akuntabilitas sebagai mantan pejabat publik,”
kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, di KPK, Selasa 2 Desember 2025.
Kehadiran Ridwan Kamil sendiri di KPK menjadi pertama kalinya setelah kediamannya digeledah. Dalam penggeledahan itu, satu unit motor Harley Davidson dan satu unit mobil milik Ridwan Kamil disita.
Saya sebenarnya senang karena ini saya tunggu-tunggu untuk memberikan klarifikasi. Tanpa klarifikasi kan persepsinya liar lah kira-kira begitu dan dapat merugikan,”
ujar dia.
Meski demikian, dia belum bisa menyampaikan lebih detail perihal materi pemeriksaan yang akan dihadapinya di depan penyidik. Tapi Ridwan Kamil menegaskan, akan memperjelas informasi perihal pengadaan iklan tersebut.
Tapi intinya saya siap dan mendukung KPK memberikan informasi seluas-luasnya terkait apa yang menjadi perkara di BJB, “
tutupnya.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ridwan Kamil pada Selasa 2 Desember 2025. Nantinya dia bakal diperiksa seputar dirinya masih menjabat sebagai orang nomor satu di Jawa Barat.
Dalam kapasitas sebagai Gubernur Jawa Barat pada saat perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan di BJB,”
kata Budi.
Kasus korupsi BJB, semula penyidik telah menetapkan lima orang tersangka pada 13 Maret 20205, yakni Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH).
Selain itu, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), dan Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma (SJK).
Kerugian Negara Ditaksir Rp222 Miliar
Penyidikan kemudian menyasar rumah Ridwan Kamil dan melakukan penggeledahan yang dilakukan oleh Penyidik KPK pada 10 Maret 2025. Salah satu yang disita yakni motor Royal Enfield milik Ridwan Kamil dan satu unit mobil.
Hingga Jumat (21/11), tercatat sudah 256 hari Ridwan Kamil belum dipanggil oleh KPK setelah penggeledahan tersebut.
