Momen mengharukan kembali tersaji saat Timnas Indonesia U-23 menjamu India U-23 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (13/10/2025) malam.
Selebrasi sujud syukur mewarnai gol tunggal Indonesia yang dicetak Dony Tri Pamungkas, pemain muda milik Persija Jakarta, yang tampil gemilang lewat tendangan bebas mematikan.
Begitu bola hasil sepakan Dony menghujam gawang India, pemain berusia 19 tahun itu langsung berlari ke sisi kanan lapangan sambil menunduk melakukan sujud syukur, diikuti beberapa rekannya di lapangan.
Sorak sorai penonton pun pecah, menambah suasana emosional di Stadion Madya.
Tak hanya pemain, pelatih Indra Sjafri dan asistennya, Bima Sakti, juga turut melakukan sujud syukur di pinggir lapangan sebagai ungkapan terima kasih atas kerja keras timnya.
Tradisi di Tim Indra Sjafri
Selebrasi ini bukan hal baru bagi tim asuhan Indra Sjafri. Pelatih asal Sumatera Barat itu menegaskan, tidak ada instruksi khusus bagi pemain untuk melakukan sujud syukur, melainkan sudah menjadi kebiasaan positif yang terbentuk sejak lama.
“Tidak ada instruksi khusus. Tapi memang sejak 2013, saya sudah menanamkan kebiasaan bersyukur setelah mencetak gol,” ujar Indra dalam konferensi pers seusai laga.
Indra juga menyebut bahwa kadang para pemain bisa lupa karena situasi pertandingan yang intens, tetapi momen sujud syukur ini selalu ia sambut dengan rasa bangga.
“Kadang lupa, namanya manusia. Tapi itu sudah menjadi habit. Saya senang mereka kembali melakukannya malam ini,” tambahnya.
Cermin Karakter Garuda Muda
Selebrasi sujud syukur pertama kali populer di kalangan pemain muda Indonesia sejak Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri menjuarai Piala AFF U-19 2013.
Sejak saat itu, gaya perayaan ini menjadi identitas khas tim-tim Indonesia yang menandakan rasa rendah hati dan spiritualitas para pemain.
Kini, kebiasaan itu kembali hidup di skuad Garuda Muda generasi terbaru yang tengah dipersiapkan untuk SEA Games 2025 di Thailand.Bagi Indra, momen seperti ini menjadi pengingat penting bahwa sepak bola bukan hanya soal kemenangan, tapi juga tentang rasa syukur dan
kebersamaan.
“Setiap gol adalah hasil kerja keras seluruh tim, jadi sudah selayaknya disyukuri bersama,” ucap pelatih berusia 61 tahun itu.
Dony Tri Pamungkas Jadi Sorotan
Dony Tri Pamungkas kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain muda paling potensial di Indonesia. Dalam dua uji coba melawan India, Dony mencetak dua gol berkelas dan menjadi pemain paling produktif Garuda Muda selama Oktober ini.
Golnya ke gawang India di laga kedua bahkan dianggap sebagai salah satu gol terbaik sepanjang masa uji coba Timnas U-23, berkat eksekusi tendangan bebas yang presisi dan penuh teknik.
Dengan performa impresifnya, Dony diyakini akan menjadi tulang punggung Timnas U-23 di ajang SEA Games mendatang.
