Nama John Herdman mulai ramai diperbincangkan sebagai calon pelatih Timnas Indonesia. Pengalaman panjang serta rekam jejaknya membawa tim nasional lolos ke Piala Dunia diyakini menjadi nilai jual utama untuk menangani skuad Garuda.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Endri Erawan, sebelumnya memberikan gambaran mengenai sosok pelatih yang tengah dicari federasi.
Ia menegaskan bahwa pengalaman internasional menjadi faktor penting dalam pemilihan juru taktik baru Timnas Indonesia.
Dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (18/12), Endri menyebut bahwa calon pelatih ideal harus memiliki komitmen penuh, termasuk kesediaan menetap lebih lama di Indonesia.
Pelatih yang kami cari harus all-out. Artinya, lebih banyak berada di Indonesia dibanding negara asalnya. Punya pengalaman meloloskan tim ke Piala Dunia, bahkan kalau bisa tinggal bersama keluarganya di sini,”
ujar Endri.
Nama John Herdman Jadi Sorotan
Dari sejumlah nama yang muncul ke permukaan, perhatian publik mengarah pada John Herdman. Pelatih asal Inggris ini disebut-sebut memilih Indonesia dibandingkan beberapa tawaran lain, sebagaimana diberitakan media luar negeri.
Spekulasi ini semakin menguat seiring dengan kriteria pelatih yang diungkapkan PSSI yang dinilai sejalan dengan profil Herdman.
John Herdman telah meniti karier kepelatihan selama lebih dari dua dekade. Ia memulai perjalanannya sebagai pelatih kelompok usia muda di Selandia Baru, sebelum menapaki level senior.
Setelah itu, Herdman dipercaya menangani tim nasional wanita Selandia Baru selama 12 tahun, dari 2006 hingga 2018. Kiprahnya berlanjut ke Amerika Utara ketika ia bergabung dengan federasi sepak bola Kanada.
Sukses Besar Bersama Timnas Kanada
Pada 2018, Herdman sempat melatih Timnas Kanada U-23 sebelum dipromosikan menjadi pelatih tim senior.
Selama lima tahun membesut Kanada, ia mencatatkan prestasi penting dengan membawa The Maple Leaf Team lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar.
Keberhasilan tersebut menjadi momen bersejarah bagi Kanada, yang terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 1986.
Meski sukses menembus putaran final Piala Dunia, Kanada gagal melangkah jauh di Qatar. Tergabung di Grup F bersama Belgia, Kroasia, dan Maroko, Kanada harus tersingkir setelah menelan tiga kekalahan, kebobolan tujuh gol, dan hanya mencetak dua gol.
Usai kiprahnya bersama tim nasional, Herdman melanjutkan karier di level klub dengan menangani Toronto FC di Major League Soccer (MLS). Ia menukangi klub tersebut selama satu musim, dari 2023 hingga 2024.
