Cristiano Ronaldo Ngambek Mogok Main! Ini Deretan Momen Kontroversial CR7

Cristiano Ronaldo (Foto: Instagram Cristiano Ronaldo)

Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang sejarah. Namun, di balik prestasi gemilangnya, megabintang asal Portugal itu juga kerap menunjukkan karakter keras kepala di atas lapangan.

Meski memasuki usia 40 tahun, Ronaldo masih tampil produktif bersama Al-Nassr di Liga Pro Saudi.

Meski demikian, setiap gesturnya tetap menyedot perhatian publik dan media. Sepanjang kariernya, terdapat sejumlah momen di mana pemain berjuluk CR7 itu memilih tidak bermain—keputusan yang selalu menimbulkan polemik.

Alasan di balik sikap tersebut beragam, mulai dari konflik dengan pelatih hingga ketidakpuasan terhadap manajemen klub.

Berikut rangkuman momen-momen ketika Ronaldo memilih untuk mogok tampil, dari Eropa hingga Timur Tengah.

Pada Februari 2026, Ronaldo menjadi sorotan setelah tidak diturunkan dalam laga Al-Nassr kontra Al-Riyadh, meski kondisinya dinyatakan sepenuhnya siap bermain. Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano mengonfirmasi absennya sang bintang.

Sejumlah laporan menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan kekecewaan Ronaldo terhadap pengelolaan klub oleh Saudi Public Investment Fund (PIF), yang menguasai 75 persen saham empat klub raksasa Saudi: Al-Hilal, Al-Nassr, Al-Ahli, dan Al-Ittihad.

Ronaldo merasa Al-Nassr tidak mendapatkan dukungan setara dibanding rivalnya, terutama setelah Al-Hilal disebut hampir merekrut Karim Benzema dari Al-Ittihad.

Di tengah ambisinya meraih gelar liga pertama bersama Al-Nassr, jendela transfer Januari yang dinilai kurang agresif membuat peluang juara terasa makin menjauh.

Meski tanpa Ronaldo, Al-Nassr tetap mampu mengamankan kemenangan 1-0 lewat gol tunggal Sadio Mane.

Namun, absennya CR7 dipandang sebagai sinyal protes terbuka dari sang mega bintang.

Konflik Terbuka dengan Manchester United

Tidak hanya di Al-Nassr saja, ketegangan Ronaldo dengan Manchester United mencapai titik puncak pada Oktober 2022.

Saat itu, ia menolak masuk sebagai pemain pengganti dalam laga Premier League melawan Tottenham Hotspur.

Merasa tidak dihargai oleh pelatih Erik ten Hag, Ronaldo memilih meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir.

Meski kemudian mengakui penyesalan, CR7 menyebut dirinya merasa diprovokasi.

Saya jujur, ini sesuatu yang saya sesali, meninggalkan stadion. Sulit untuk dijelaskan seratus persen, tapi katakanlah ‘saya menyesal’. Tapi, pada saat yang sama, saya merasa diprovokasi oleh pelatih. Tidak pantas seorang pelatih memasukkan saya hanya untuk tiga menit. Maaf, saya bukan tipe pemain seperti itu. Saya tahu apa yang bisa saya berikan untuk tim,”

ujar Ronaldo.

Setelah insiden tersebut, Ronaldo hanya tampil dua kali lagi di liga sebelum akhirnya berpisah dengan Manchester United melalui kesepakatan bersama pada November 2022.

Menolak Tampil untuk Juventus

Sebelum kembali ke Old Trafford, Ronaldo sempat membuat keputusan kontroversial di Juventus. Pada awal musim 2021/22, ia meminta tidak dimainkan dalam laga kandang perdana melawan Empoli karena keinginannya hengkang dari klub.

Juventus menelan kekalahan 0-1 dalam pertandingan tersebut, dan hanya berselang beberapa hari, Ronaldo resmi kembali ke Manchester United.

“(Ronaldo) sudah memberikan kontribusinya, kini dia pergi dan hidup tetap berjalan,”

ujar Massimiliano Allegri, pelatih Juventus ketika itu.

Cristiano memberi tahu saya bahwa ia tidak memiliki niat untuk bermain lagi untuk Juventus. Karena itu, dia tidak akan dipanggil untuk laga besok. Ia harus diapresiasi atas apa yang telah ia lakukan, juga sebagai contoh bagi para pemain muda. Tapi, seperti yang saya bilang, kami harus melanjutkan,”

imbuh Allegri.

Selama berseragam Juventus, Ronaldo meninggalkan catatan impresif. Meski gagal mempersembahkan trofi Liga Champions, ia sukses mengoleksi lima gelar domestik dan mencetak 101 gol dari 134 penampilan.

Momen-momen mogok bermain tersebut menunjukkan sisi lain dari Cristiano Ronaldo seorang legenda yang selalu menuntut standar tertinggi, baik dari dirinya sendiri maupun dari klub yang dibelanya.

Terlepas dari kontroversi, kontribusi CR7 di setiap klub yang disinggahinya tetap tak terbantahkan.

Share This Article
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version