7 Tradisi Sambut Tahun Baru Imlek 2026, dari Bersih-bersih Rumah hingga Bagi Angpau

Sambut Tahun Baru Imlek 2026 (Foto: Freepik)

Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Momen ini jadi yang ditunggu-tunggu masyarakat Tionghoa untuk melakukan berbagai persiapan yang sarat makna dan filosofi.

Setiap masyarakat Tionghoa memilki beragam tradisi untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Hal itu tentu sebagai harapan baik, mulai dari kesehatan, keberuntungan, dan kesehahteraan di tahun yang akan datang.

Lantas apa saja sih tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek? Berikut rangkumannya dari berbagai sumber, Jumat 6 Februari 2026.

  1. Membersihkan Rumah

Jelang masyarakat Tionghoa membersihkan rumah mereka secara menyeluruh sebelum Festival Musim Semi. Hal itu melambangkan pembersihan nasib buruk pada tahun sebelumnya dan mempersiapkan rumah mereka untuk menerima keberuntungan.

  1. Dekorasi Bernuansa Merah

Tahun Baru Imlek selalu identik dengan dekorasi nuansa merah, mulai dari ornamen hingga pakaian bernuansa merah.

Bagi masyarakat Tionghoa, warna merah sendiri melambangkan keberuntungan, kesejahteraan, dan kekuatan.

Pintu masuk rumah juga akan dipasangan gantungan bergambar ‘dewa-dewi pintu’ atau ‘mén shén’ dari Dinasti Tang yang berfungsi untuk melindungi keluarga dari roh jahat.

  1. Menyalakan Petasan

Kembang api identik dinyalakan saat perayaan perayaan Imlek. Suara keras dari petasan itu, dipercaya dapat mengusir energi negatif.

Tradisi ini juga melambangkan perlindungan dan keberanian. Kemudian mereka juga menyalakan kembang api untuk menambahkan keseruan malam Imlek.

  1. Pertunjukan Barongsai

Barongsai dan liong kerap tampil memeriahkan acara Imlek di berbagai daerah. Pertunjukan ini tentu menarik perhatian masyarakat luas. Pertunjukan barongsai ini melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan. Aksi energik dari barongsai dipercaya membawa rezeki bagi penonton yang hadir.

  1. Persembahan untuk Leluhur

Masyarakat Tionghoa sangat menghormati leluhurnya. Di momen Imlek ini, mereka mengunjungi makam leluhur sehari sebelum Tahun Baru Imlek untuk mempersembahkan kurban kepada leluhur sebelum “reunion dinner” (untuk menunjukkan bahwa mereka membiarkan leluhur mereka “makan” terlebih dahulu), dan menambahkan gelas tambahan serta menaruhnya di meja makan pada malam Tahun Baru.

  1. Makan Malam Keluarga

Saat malam Tahun Baru Imlek, orang-orang diharapkan berkumpul bersama keluarga di rumah. Biasanya mereka makan bersama dengan sajian makanan yang khas.

Makan malam Tahun Baru Imlek disebut “reunion dinner”. Keluarga besar dari beberapa generasi duduk mengelilingi meja bundar dan menikmati makanan serta waktu bersama sambil bercengkrama.

  1. Membagikan Angpau

Imlek juga identik dengan angpau. Angpau ini adalah hadiah berupa uang yang biasanya dikemas dalam amplop berwarna merah. Tradisi membagikan angpau ini selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Share This Article
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version