Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Indonesia atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Sumatra.
Dalam pesan resminya kepada Presiden Prabowo Subianto pada Senin 1 Desember 2025, Pezeshkian menyatakan keprihatinan mendalam atas jatuhnya ratusan korban jiwa dan luka-luka akibat bencana tersebut.
Atas nama pemerintah dan rakyat Iran, saya menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto dan rakyat Indonesia,”
ujar Pezeshkian, seraya menyampaikan doa bagi para korban agar segera pulih.
Iran Tawarkan Bantuan Kemanusiaan
Dalam pesannya, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran siap memberikan bantuan penanganan maupun bantuan kemanusiaan untuk mendukung upaya pemulihan di daerah-daerah yang terdampak.
Ia berharap, situasi di Sumatra dapat segera membaik dan masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas normal. Selain itu, tidak adalagi korban-korban lain yang berjatuhan.
Kami siap memberikan bantuan penanganan dan kemanusian untuk bencana yang ada di Sumatera,”
ujarnya.
Menurut data pemerintah Indonesia, sedikitnya 604 orang meninggal dunia, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang setelah hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir besar dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatra.
Bencana ini menjadi salah satu tragedi alam paling mematikan yang terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Sebanyak tiga provinsi yang terdampak dalam pada bencana kali ini. Akses jalan terputus, lisrik dan sinyal sampai dengan saat ini masih belum bisa maksimal.
