Penangguhan Penahanan Tiktoker Figha Lesmana, Kapolda Metro: Dia Memiliki Putra yang Masih Balita

Foto: Istimewa

Polda Metro Jaya memberikan penangguhan penahanan terhadap Tiktokers Figha Lesmana (FA) atas kasus ajakan pelajar demo pada 25 Agustus 2025 lalu.

Figha merupakan tersangka penghasutan ajakan demo, untuk turun aksi membubarkan DPR dan menurunkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Adi Suhaeri mengatakan penangguhan penahanan terhadap Figha telah dilakukan pada 3 Oktober 2025 lalu.

“Penangguhan penahanan terhadap tersangka FL pada hari Jumat 3 Oktober tahun 2025,” ucap Asep kepada wartawan di kantornya, Kamis (9/10/2025).

Penangguhan penahanan terhadap Tiktokers tersebut setelah penyidik melakukan pengkajian hukum dengan pertimbangan asas kemanusiaan dan pertimbangan penyidikan.

Asep melanjutkan penangguhan penahanan terhadap Figha, lantaran dia bersatus ibu yang memiliki seorang anak.

“Dari sisi kemanusiaan perlu kami sampaikan bahwa penyidik mempertimbangkan yang bersangkutan adalah seorang ibu yang memiliki putra yang masih balita, yang masih di bawah umur, yang mana masih memiliki tanggung jawab pembinaan dan juga pengasuhan kepada putranya,” terang dia.

Polda Metro menilai, Figha selama proses penyelidikan hingga penyidikan dianggap kooperatif dan menghormati prosedur hukum yang berlaku.

Dia juga berkomitmen untuk memenuhi seluruh kewajiban yang ditetapkan oleh penyidik selama proses penangguhan tersebut.

“Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya Polri untuk menegakkan hukum dengan humanis, profesional dan tetap mengikuti asas keadilan dan berkemanusiaan,” tutup Kapolda Metro Jaya.

Sekedar informasi, dalam kasus kericuhan demo di gedung DPR 25 Agustus lalu. Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan enam orang tersangka atas dugaan penghasutan, memicu anarki, dan kerusuhan.

Keenam tersangka yakni Delpedro Marhaen, Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar, RAP dan Figha Lesmana.

Share This Article
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version