Presiden Prabowo Subianto bernostalgia saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical, Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).
Prabowo menceritakan kala masih menjadi Jenderal Kopassus, sedang melakukan latihan gabungan di Korea Selatan tetap berlatih meski sedang hari Raya Natal dan Idul Fitri.
Pada waktu itu, Prabowo membawa Prajurit Kopassus untuk berlatih di Korea Selatan bersama militer di sana. Ia bertemu dengan seorang profesor yang juga seorang pelatih judo.
Prabowo sempat meminta izin ke pelatih judo itu agar anak buahnya diberikan libur karena ada yang akan merayakan Hari Natal.
Dia pelatih judo, melatih tim saya di Kopassus dulu, menjelang Hari Natal saya panggil dia, profesor ini besok adalah Hari Natal, saya minta para anggota diliburkan, dia bilang, tidak bisa Jenderal, harus latihan,”
Prabowo Kamis (6/11/2025).
Profesor tersebut mengaku orang Kristen juga dan akhirnya memberikan izin untuk ibadah terlebih dahulu. Meski demikian latihan militer tetap dilanjutkan setelah ibadah Natal.
Jadi profesor itu orang kristen. Tidak ada masalah, Jenderal. Saya orang Kristen, nanti kita ke Gereja, jam 10 kita Kebaktian Misa, pulang nanti jam 1 latihan lagi, training,”
Prabowo sambil meniru suara profesor itu.
Hal serupa juga pada saat hari besar Umat Islam merayakan Idul Fitri, Prabowo lagi-lagi meminta izin ke pelatih judo itu, agar prajuritnya yang beragama Islam bisa mendapatkan libur.
Prabowo lantas kagum dengan pelatih militer dari Korea Selatan itu, lantara mengetahui aturan umat Islam untuk ibadah solat Idul Fitri.
Saya panggil dia lagi, profesor besok hari besar untuk umat Islam, harus libur, Jenderal saya sudah tanya ke ahli-ahli agama, yang wajib itu Idul Fitri, sembahyang, sholat berjamaah di Masjid jam 07.00 Wib pagi, dia tau aturan itu,”
Prabowo.
Meski demikian, Prajurit Kopassus itu hanya diberikan izin untuk beribadah saja setelah itu tetap latihan lagi.
Abis itu dia tanya, Jenderal, mau tim Jenderal juara atau tidak, mau, kalau mau tidak ada jalan lain harus latihan, hanya ada satu rumus untuk menang, rumusnya ada tiga satu latihan, kedua latihan, ketiga Latihan. Nah ini pengalaman saya dengan orang-orang Korea,”
Prabowo.
