Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, DPR Minta PSSI Evaluasi Total!

Foto: OWRITE/Hadi Febriansyah

Timnas Indonesia harus menelan pil pahit usai gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026. Hasil ini pun menuai sorotan tajam dari banyak pihak salah satunya adalah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa PSSI harus melakukan evaluasi total atas kegagalan tersebut. Terlebih sudah banyak pemain naturalisasi yang bermain di Timnas Indonesia.

Kami meminta PSSI melakukan evaluasi menyeluruh. Jangan hanya sebatas wacana atau retorika,” tegas Lalu melalui pesan singkat, Senin (13/10).

Menurutnya, proses evaluasi tidak boleh setengah hati. Ia menekankan agar pembenahan dilakukan secara konkret dan komprehensif, mencakup seluruh aspek mulai dari teknis permainan, manajerial tim, hingga kelembagaan sepak bola nasional.

Fokus pada Pembinaan dan Kualitas Liga

Politikus Fraksi PKB itu menilai langkah perbaikan harus dimulai sejak dini, terutama di sektor pembinaan usia muda dan kualitas liga domestik.

Harus dipersiapkan dari sekarang untuk target 2030. Liga Indonesia harus ditingkatkan kualitasnya, dan pembinaan pemain muda harus jadi prioritas,” ujarnya.

Lalu yang merupakan legislator Dapil II Nusa Tenggara Barat (NTB) itu
juga menyebut, meskipun gagal di Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia
memiliki masa depan cerah jika evaluasi dilakukan dengan benar.

Saya masih sangat optimistis. Level permainan Timnas Indonesia sekarang sudah meningkat pesat, tinggal bagaimana PSSI menjaga momentum ini,” tambahnya.

Piala Dunia 2026 Gagal, Target Baru 2030

Harapan masyarakat Indonesia untuk melihat Skuad Garuda tampil di Piala Dunia 2026 harus tertunda. Kekalahan dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) pada fase keempat kualifikasi zona Asia membuat Indonesia dipastikan tersingkir.

Pertandingan melawan Arab Saudi di King Abdullah Sports City, Kamis (9/10) dini hari WIB, menjadi momen yang memupus mimpi para penggemar sepak bola Tanah Air.

Namun, Lalu Hadrian menilai kegagalan ini bukan akhir segalanya, melainkan pelajaran penting untuk membangun fondasi yang lebih kuat menuju Piala Dunia 2030.

Dengan pembenahan yang serius, saya yakin Indonesia bisa bersaing dan punya peluang besar untuk lolos di edisi berikutnya,” tegasnya penuh optimisme.

Share This Article
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version