Wasit Ma Ning Dihujat, Bikin Timnas Indonesia ‘Gagal Maning’ ke Piala Dunia

Foto: Istimewa

Nama Ma Ning kini tengah jadi bahan perbincangan hangat setelah memimpin laga Timnas Indonesia vs Irak dalam fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Wasit asal China itu menuai sorotan tajam dari berbagai media asing karena sejumlah keputusan kontroversial yang dianggap merugikan skuad Garuda.

Awalnya, Ma Ning tidak banyak menjadi pusat perhatian seperti Ahmed Al Ali, wasit asal Kuwait yang memimpin pertandingan pertama Indonesia melawan Arab Saudi.

Kala itu, suporter Indonesia sempat khawatir karena Al Ali berasal dari kawasan Timur Tengah yang sama dengan Arab Saudi. Namun usai laga, Al Ali justru dipuji karena dinilai memimpin dengan cukup adil.

Sebaliknya, ketika giliran Ma Ning yang memimpin laga Indonesia vs Irak, situasinya justru berbalik 180 derajat. Netralitasnya dipertanyakan setelah beberapa keputusan krusial di lapangan dianggap merugikan Indonesia.

Keputusan Kontroversial Jadi Sorotan Media Asing

Media asal Belanda, Voetbal Primeur, menyoroti insiden pada menit ke-68 ketika bek Irak Zaid Tahseen hanya diberi kartu kuning usai melanggar keras Ole Romeny.

Menurut laporan tersebut, pelanggaran itu seharusnya berujung kartu merah langsung karena berpotensi membahayakan lawan.

Tak hanya itu, publik Indonesia juga menyoroti insiden di menit-menit akhir, ketika Kevin Diks dijatuhkan di kotak penalti Irak namun Ma Ning memilih untuk tidak memberikan penalti.

Keputusan ini memicu reaksi keras dari pemain dan ofisial Indonesia yang merasa diperlakukan tidak adil.

Sementara itu, media asal Vietnam, Dantri, menyoroti bagian akhir pertandingan yang diwarnai tiga kartu merah sekaligus masing-masing untuk Thom Haye, Shayne Pattynama, dan manajer tim Sumardji.

Ketiganya diusir keluar lapangan karena dinilai melakukan protes berlebihan terhadap keputusan Ma Ning.

Amarah di Lapangan dan Dunia Maya

Kepemimpinan Ma Ning sontak menuai kritik di berbagai platform media sosial. Banyak suporter Indonesia menilai wasit berlisensi FIFA sejak 2011 itu tidak menunjukkan ketegasan dan konsistensi dalam mengambil keputusan.

Tagar seperti #SaveGaruda dan #JusticeForIndonesia bahkan sempat ramai dibicarakan oleh warganet yang kecewa dengan hasil pertandingan tersebut.

Beberapa pengamat sepak bola juga menilai bahwa gaya kepemimpinan Ma Ning seringkali memicu kontroversi di laga-laga internasional sebelumnya, bukan hanya di pertandingan Indonesia vs Irak kali ini.

Meskipun pertandingan sudah berakhir, aroma ketidakpuasan masih terasa. Bagi banyak penggemar Garuda, keputusan-keputusan kontroversial Ma Ning seolah menodai perjuangan panjang Timnas Indonesia yang tampil penuh semangat di laga tersebut.


Share This Article
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Exit mobile version