Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Dari Kanada ke Indonesia, Herdman Ubah Tekanan Jadi Kekuatan
Olahraga

Dari Kanada ke Indonesia, Herdman Ubah Tekanan Jadi Kekuatan

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Januari 13, 2026 5:25 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman (Foto: OWRITE/Hadi Febriansyah)
SHARE

Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi tekanan besar sebagai juru taktik skuad Garuda.

Daftar isi Konten
  • Belajar dari Kegagalan Menuju Piala Dunia 2026
  • Proses Panjang Menuju Piala Dunia
  • Optimisme Herdman Hadapi Piala Asia 2027
  • Piala AFF dan Ambisi di Level Asia

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers perdana yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa 13 Januari 2026.

Menurut Herdman, tekanan justru merupakan bagian tak terpisahkan dari sebuah kehormatan ketika memimpin tim nasional.

Iya, tekanan itu sebuah keistimewaan. Anda datang ke sebuah organisasi, Anda memimpin sebuah tim, lalu Anda juga memikul negara ini,”

kata Herdman.

Pelatih asal Inggris tersebut memandang tekanan dari sudut yang berbeda. Baginya, besarnya ekspektasi publik dapat menjadi energi positif jika dikelola dengan tepat.

Sekarang, itu bisa jadi sebuah kutukan atau sebuah anugerah. Kita akan mengoptimalisasikan itu menjadi sebuah anugerah untuk kita semua. Akan jadi sebuah kesempatan yang besar jika saya melanjutkannya dan memberikannya kepada para pemain,”

kata pelatih asal Inggris itu.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan suporter akan menjadi sumber motivasi penting bagi para pemain di setiap pertandingan.

Ketika sebuah negara terhenti dan lolos untuk pertama kalinya, saya menikmati momen itu. Jadi, saya paham akan hal itu. Saya akan mengatakan kepada para pemain bahwa tekanan itu sebuah anugerah. Kita akan mendengar para fans, kita akan menggunakan energi mereka,”

katanya menambahkan.

Belajar dari Kegagalan Menuju Piala Dunia 2026

Indonesia sebelumnya gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak pada babak kualifikasi putaran keempat, Oktober tahun lalu, di bawah asuhan Patrick Kluivert.

Hasil tersebut membuat kontrak pelatih asal Belanda itu dihentikan setelah bekerja selama sekitar 10 bulan sejak ditunjuk pada Januari.

Kesempatan Indonesia untuk kembali mengejar mimpi tampil di Piala Dunia akan terbuka pada edisi berikutnya yang bertepatan dengan peringatan 100 tahun Piala Dunia di Maroko, Portugal, Spanyol, serta Uruguay, Argentina, dan Paraguay.

Proses Panjang Menuju Piala Dunia

Herdman menegaskan bahwa membawa Indonesia tampil di Piala Dunia bukanlah pekerjaan instan. Ia mencontohkan pengalamannya saat menangani tim nasional Kanada.

Saya akan mengatakan kepada para fans bahwa lolos ke Piala Dunia itu tidak bisa terjadi dalam satu malam. Itu membutuhkan 36 tahun untuk bisa melangkah ke sana,”

kata pelatih Consett, Inggris tersebut.

Ia menambahkan bahwa Indonesia telah mengambil langkah besar dan kini harus melanjutkan progres tersebut secara konsisten.

Untuk Indonesia, mereka mengambil langkah yang besar terakhir ini, dan kita harus melangkah ke tahap selanjutnya, dan kita akan melakukannya. Jadi, komitmen saya bahwa tekanan itu sesuatu yang akan membuat kami, mengarahkan kami, untuk bisa memastikan bahwa kami bisa ke momen itu untuk negara ini,”

paparnya.

Itulah mengapa saya datang ke sini, sebuah kesempatan yang di mana menjadi alasan saya bangun dari kasur saya tiap hari,”

tambah Herdman.

Optimisme Herdman Hadapi Piala Asia 2027

Selain target jangka panjang Piala Dunia, Herdman juga optimistis Timnas Indonesia mampu bersaing di Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi. Ia menilai kualitas pemain yang dimiliki Indonesia saat ini cukup menjanjikan.

Itu sebuah pengalaman yang menarik yang membutuhkan pengalaman nyata dan juga disiplin. Itu akan menjadi pengalaman yang baru untuk mereka. Saya yakin bahwa kita bisa kompetitif di turnamen AFC, dengan bakat yang tersedia, pengalaman yang ada di tim mengenai format turnamen,”

kata Herdman.

Pada Piala Asia 2023 di Qatar, Indonesia berhasil melaju ke babak 16 besar sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.

Saat itu, Tim Garuda yang diasuh Shin Tae-yong mengoleksi tiga poin dan finis di posisi ketiga Grup D, di bawah Jepang dan Irak.

Langkah Indonesia terhenti setelah kalah 0-4 dari Australia. Meski demikian, capaian tersebut menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam lima edisi terakhir Piala Asia.

Kita punya kesempatan yang bagus untuk mendorong level kita dan membuat sebuah sejarah dengan prestasi kita. Jadi, yang terpenting kita harus siap dan berani melihat bahwa grup ini punya talenta,”

kata pelatih yang membawa Kanada kembali ke Piala Dunia setelah absen 36 tahun itu.

Piala AFF dan Ambisi di Level Asia

Sebelum tampil di Piala Asia 2027, Herdman juga akan memimpin Timnas Indonesia pada turnamen Piala AFF yang kini bernama Kejuaraan ASEAN, Juli mendatang.

Ia menilai dua ajang besar tersebut sebagai panggung penting untuk menunjukkan perkembangan sepak bola Indonesia di Asia.

Dengan kepemimpinan yang tepat, dua turnamen besar AFC itu, saya tahu seberapa besar itu, akan menjadi sesuatu hal yang menarik bagi para pemain. Namun, yang lebih penting kita bisa memenanginya, di mana kita bisa memamerkan di mana kita sekarang, dan mengambil langkah selanjutnya sebagai sebuah negara,”

tambahnya.


Tag:Bolajohn herdmanKegagalanPelatih TimnasPiala DuniaTaktik Skuad Garuda
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Tori Tamago Sando
Hype

Resep Tori Tamago Sando, Jajan Hits di Minimarket Jepang

Tori tamago sando salah satu jajanan yang cukup populer di minimarket Jepang. Makanan ini digemari karena rasanya enak, gurih, dan pastinya praktis. Tori tamago sando juga disebut sebagai sandwich kekinian…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Ilustrasi Perpanjang Masa Aktif Telkomsel
Hype

4 Cara Perpanjang Masa Aktif Telkomsel dengan Mudah dan Cepat

Cara perpanjang masa aktif Telkomsel harus segera dilakukan agar nomor kamu tidak hangus. Kini, cara perpanjang masa aktif Telkomsel semakin mudah karena bisa dilakukan melalui berbagai metode. Mulai dari isi…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Ilustrasi Virus
Kesehatan

Kronologi Wabah Misterius di Kapal Pesiar Hingga Tewaskan 3 Penumpang

Diduga, salah satu penumpang terinfeksi saat mengikuti wisata darat sebelum naik kapal, lalu menyebarkan virus di lingkungan kapal yang tertutup. Perjalanan kapal yang membawa 147 penumpang dan awak ini melintasi…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
4 Min Read

BERITA LAINNYA

CEO Kelme Indonesia, Kevin Sanjaya
Olahraga

Viral Nameset Jersey Timnas Lepas, CEO Kelme Buka Fakta Mengejutkan

Kejadian lepasnya tulisan nama dan nomor punggung (nameset) pada jersey Timnas Indonesia,…

hadi-febriansyah-owriteSyifa Fauziah
By
Hadi Febriansyah
Syifa Fauziah
7 jam lalu
Ketua Panitia Pelaksana Persija, Ferry Indrasjarief
Olahraga

Persija vs Persib Batal di GBK, Persija dan Jakmania Kecewa Berat

Pertandingan besar pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta dan…

hadi-febriansyah-owriteSyifa Fauziah
By
Hadi Febriansyah
Syifa Fauziah
12 jam lalu
Direktur Utama i.League, Ferry Paulus
Olahraga

Bukan di Jakarta, El Clasico Indonesia Dipindah ke Kalimantan

Venue pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akhirnya menemui titik terang.…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
14 jam lalu
Para pemain PSBS BIak mogok main lawan Dewa United jika gaji tidak dibayarkan
Olahraga

Gaji 4 Bulan Tak Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Main Lawan Dewa United

Situasi internal di PSBS Biak semakin memanas jelang lanjutan Super League Indonesia…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up