Jelang Lebaran, hampir semua keluarga yang merayakan menyajikan berbagai jenis kue kering, salah satunya adalah kastengel.
Kastengel sendiri memiliki tekstur renyah dengan cita rasa asin dan gurih, dengan taburan keju di atasnya.
Meski kerap ada di meja saat Lebaran, ternyata kastengel ini bukan kering khas Indonesia loh. Sama seperti nastar, kastengel berasa dari Belanda.
Nah kali ini owrite akan merangkum asal usul, sejarah, dan resep kastengel. Berikut ulasannya dari berbagai sumber, Kamis, 12 Maret 2026.
Asal Usul Kastengel
Kastengel sendiri salah satu camilan khas Belanda yang sudah cukup populer di Indonesia dan menjadi camilan khas saat Lebaran. Kastengel memiliki nama asli kaasstengels, berasal dari Bahasa Belanda, dari kata kaas (keju) dan stengels (batangan). Secara penjelasan, kastengel ini merupakan kue keju batangan.
Kaastengels juga bisa diartikan sebagai cheese fingers yang berasal dari kata kaas (keju) dan tengels (jari). Adonan kue ini terdiri dari tepung terigu, telur, margarin, dan parutan keju.
Kastengel dulunya disajikan di rumah-rumah pejabat dan pegawai Belanda yang menikahi wanita pribumi atau nyonya-nyonya Belanda yang mengikuti suami mereka bertugas di Hindia Belanda. Dari sana lah akulturasi kastengel berasal hingga melekat dengan pribumi.
Berbeda dengan sekarang, aslinya, kastengel memiliki panjang hingga 30 cm. Makanan ini biasanya disajikan seperti baguette alias roti Prancis, disantap dengan sup atau salad.
Namun, saat diperkenalkan di tanah air, susah untuk menemukan oven berukuran besar. Maka dari itu, bentuk kastengel jadi lebih pendek sekitar 3-4 cm dan lebar 1 cm.
Kastengel Jadi Alat Tukar Uang
Pada zaman dahulu, kastengel sempat menjadi pengganti mata uang. Masyarakat Krabbedijke melakukan barter dengan kaasstengels, karena kue tersebut dibuat dari keju yang merupakan bahan makanan berharga.
Jadi Kue Favorit Saat Lebaran
Sajian kastengel saat Lebaran seolah menjadi tradisi turun menurun. Lebaran adalah momen untuk berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara, serta menyuguhkan hidangan istimewa untuk menyambut tamu. Kue-kue kering, termasuk kastengel, menjadi pilihan praktis dan tahan lama untuk disajikan.
Selain itu, rasa gurih dan asin dari kastengel memberikan keseimbangan yang pas setelah menikmati hidangan Lebaran yang umumnya manis dan kaya rempah.
Resep dan Cara Membuat Kastengel
Tak perlu beli, Anda bisa membuat sendiri kastengel di rumah. Bahan-bahannya simple dan pasti rasanya tak kalah enak. Berikut resep dan cara membuat kastengel, seperti dilansir dari YouTube Devina Hermawan.
Bahan:
- 90 gr wijsman
- 90 gr mentega (unsalted butter), jika menggunakan margarin takaran garam kurangi
- 10 gr gula halus
- 2 butir kuning telur (ukuran besar)
- 50 gr keju parmesan parut
- 50 gr keju edam parut
- 50 gr tepung maizena
- 200 gr tepung protein rendah
- 4-8 gr baking powder (selera)
- 2-4 gr garam laut (atau 1-2 gr garam rafinasi halus)
- 10 gr susu bubuk
Topping:
- 1 butir kuning telur
- ½ sdm susu cair
- Pewarna kuning secukupnya
- Keju cheddar / parmesan parut secukupnya
Cara Membuat:
- Kocok wijsman, mentega, dan gula halus hingga pucat dan mengembang
- Masukkan kuning telur satu per satu, aduk lagi sebentar
- Campurkan tepung, maizena, baking powder, garam, dan susu bubuk lalu aduk rata kemudian saring ke dalam adonan mentega, aduk dengan spatula hanya sampai tercampur rata
- Masukan keju edam dan keju parmesan parut, aduk sebentar menggunakan tangan
- Jika ingin menggunakan keju cheddar parut, sebaiknya keju cheddar parut disimpan 2-3 hari di dalam kulkas dalam keadaan terbuka supaya kering
- Ambil adonan lalu pipihkan dengan ketebalan ± 0,5 cm, potong sepanjang 5 cm atau sesuai selera
- Olesi dengan campuran kuning telur dan susu di permukaannya, taburi dengan keju parut kemudian tekan menggunakan scraper / spatula agar keju menempel
- Potong adonan selebar ± 1 cm atau sesuai selera, pastikan ukuran dan ketebalan kue seragam
- Pindahkan ke atas loyang yang sudah dialasi dengan baking paper dan pastikan diberi jarak, panggang dengan suhu 140°C selama 40-50 menit tergantung ukuran kue
- Setelah dingin, simpan kastengel di wadah kedap udara.
