Teka-teki mengenai dua calon pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia hingga kini masih belum terungkap.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memilih untuk tidak terburu-buru mengumumkan identitas kedua pemain tersebut kepada publik.
Mereka diproyeksikan untuk memperkuat skuad yang saat ini ditangani oleh pelatih John Herdman.
Isu mengenai pemain naturalisasi baru ini pertama kali mencuat setelah Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI Bidang Transformasi Digital, mengonfirmasi adanya permintaan naturalisasi terhadap dua pemain keturunan.
Permintaan tersebut disebut berasal langsung dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Dalam beberapa waktu terakhir, Herdman juga diketahui melakukan perjalanan ke Eropa.
Selain memantau kondisi pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri, kunjungan tersebut diyakini menjadi bagian dari proses pencarian pemain keturunan yang berpotensi dinaturalisasi.
Proses Naturalisasi Sudah Berjalan
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji belum bersedia memberikan keterangan detail terkait perkembangan proses tersebut.
Ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum memberikan pengumuman resmi.
Mengenai itu saya belum bisa berbicara banyak kaitannya dengan naturalisasi. Itu akan kita sampaikan di kesempatan berikutnya. Kita tunggu dulu saja perkembangannya,”
kata Sumardji.
Sementara itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengakui bahwa proses naturalisasi pemain baru tersebut memang sedang berlangsung.
Ia menyebutkan bahwa saat ini prosesnya sudah memasuki tahap administrasi.
Namun, penggemar Timnas Indonesia diminta untuk sedikit bersabar karena proses tersebut belum dapat dipastikan kapan akan rampung.
Iya, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia sudah masuk proses. Soal sidang di DPR, saya belum tahu. Masih cek lagi. Soal jumlah pemain, belum tahu. Kita tunggu saja,”
tutur Arya.
Proses Akan Dilanjutkan Setelah Lebaran
Arya juga menjelaskan bahwa proses naturalisasi kemungkinan akan kembali dilanjutkan setelah perayaan Idul Fitri.
Hal ini karena waktu yang tersisa dinilai terlalu sempit untuk menyelesaikan seluruh tahapan administrasi jika dipaksakan sebelum turnamen FIFA Series 2026.
Setelah itu (Idulfitri). Karena kan mepet. Tidak mungkin lagi (kejar FIFA Series),”
Tambahnya.
Dengan demikian, publik kemungkinan baru akan mengetahui identitas dua calon pemain naturalisasi tersebut setelah proses administrasi kembali dilanjutkan usai Lebaran.
