Salat jenazah adalah ibadah Salat yang dilakukan untuk mendoakan seorang Muslim yang telah meninggal dunia.
Dalam Islam, hukum salat jenazah adalah fardu kifayah, yakni kewajiban yang cukup dilaksanakan oleh sebagian umat Muslim.
Jika sudah ada yang mengerjakannya, maka kewajiban tersebut gugur bagi yang lain. Namun, jika tidak ada seorang pun yang melaksanakannya, seluruh Muslim di lingkungan tersebut ikut menanggung dosa.
Shalat jenazah dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus doa untuk almarhum atau almarhumah agar mendapat ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Berbeda dengan salat pada umumnya, salat jenazah tidak memiliki ruku, sujud, maupun tasyahud, melainkan hanya berdiri dengan empat kali takbir.
Rukun dan Tata Cara Salat Jenazah
Tata cara salat jenazah dijelaskan dalam berbagai kitab fikih, salah satunya karya Syekh Nawawi Al-Bantani.
Secara umum, terdapat tujuh rukun salat jenazah, yaitu niat, dilaksanakan dengan berdiri, empat kali takbir, membaca Al-Fatihah, membaca shalawat Nabi, mendoakan jenazah, dan salam.
Berikut tata cara shalat jenazah lengkap beserta bacaan doa dan niatnya.
1. Niat Salat Jenazah
Niat dilakukan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Bacaan niat berbeda antara jenazah laki-laki dan perempuan.
Niat Salat Jenazah Laki-Laki : Ushalli ‘ala hadzal-mayyiti arba‘a takbiratin (imaman/ma’muman) fardha kifayatin lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat salat atas jenazah laki-laki ini empat kali takbir sebagai imam/makmum fardu kifayah karena Allah Ta‘ala.”
Niat Shalat Jenazah Perempuan
Ushalli ‘ala hadzihil-mayyitati arba‘a takbiratin (imaman/ma’muman) fardha kifayatin lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat shalat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir sebagai imam/makmum fardu kifayah karena Allah Ta‘ala.”
2. Berdiri bagi yang Mampu
Dalam pelaksanaan salat jenazah, jamaah diwajibkan berdiri jika mampu. Tidak ada gerakan ruku, sujud, maupun duduk tasyahud. Seluruh rangkaian salat dilakukan dalam posisi berdiri hingga salam.
3. Takbir Pertama dan Membaca Surat Al-Fatihah
Setelah takbir pertama, jamaah membaca Surat Al-Fatihah.
Bacaan Al-Fatihah
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّينَ
4. Takbir Kedua dan Membaca Shalawat Nabi
Setelah takbir kedua, dilanjutkan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan bacaan shalawat pendek yaitu:
Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad.
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya.”
5. Takbir Ketiga dan Membaca Doa untuk Jenazah
Pada takbir ketiga, jamaah membaca doa khusus untuk jenazah. Doa untuk jenazah laki-laki dan perempuan juga berbeda.
Doa Salat Jenazah untuk Laki-Laki
Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa‘fu ‘anhu.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia.”
Doa Salat Jenazah untuk Perempuan
Allahummaghfir laha warhamha wa ‘afiha wa‘fu ‘anha.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia.”
6. Takbir Keempat dan Membaca Doa Penutup
Setelah takbir keempat, jamaah membaca doa penutup sebelum salam.
Doa Takbir Keempat untuk Jenazah Laki-Laki: Allahumma la tahrimna ajrahu wa la taftinna ba‘dahu waghfir lana wa lahu.
Artinya:
“Ya Allah, jangan Engkau haramkan kami dari pahalanya dan jangan Engkau beri kami fitnah sepeninggalnya. Ampunilah kami dan dia.”
Doa Takbir Keempat untuk Jenazah Perempuan
Allahumma la tahrimna ajraha wa la taftinna ba‘daha waghfir lana wa laha.
Artinya:
“Ya Allah, jangan Engkau haramkan kami dari pahalanya dan jangan Engkau beri kami fitnah sepeninggalnya. Ampunilah kami dan dia.”
7. Salam
Shalat jenazah diakhiri dengan salam sambil menoleh ke kanan dan kiri seperti bacaan salat pada umumnya.
Keutamaan Melaksanakan Salat Jenazah
Melaksanakan salat jenazah tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada sesama Muslim, tetapi juga menjadi amalan yang memiliki pahala besar.
Selain mendoakan almarhum agar mendapat ampunan Allah SWT, shalat jenazah juga menjadi pengingat bagi umat Islam tentang kematian dan kehidupan akhirat.
Dengan memahami tata cara salat jenazah lengkap beserta bacaan doa dan niatnya, umat Muslim dapat melaksanakan ibadah ini dengan benar sesuai tuntunan syariat Islam.



