Sebuah unggahan di media sosial mendadak jadi sorotan setelah seorang pelanggan mengaku diturunkan oleh oknum pengemudi taksi Green SM di tengah perjalanan saat kondisi hujan. Curhatan tersebut ramai diperbincangkan warganet dan memicu kritik terhadap pelayanan transportasi umum tersebut.
Dalam videonya, penumpang pria itu menceritakan bahwa insiden terjadi karena adanya perbedaan pendapat terkait metode pembayaran perjalanan. Penumpang disebut ingin menggunakan layanan aplikasi Green Now, sementara pengemudi lebih memilih tarif menggunakan argo konvensional.
Akibat ketidaksepakatan tersebut, penumpang mengaku diminta turun di tengah jalan saat cuaca sedang hujan.
“Ditengah hujatan masyarakat, saya pendukung berat taksi Green SM, sebaiknya sopir kayak gini ditatar lagi aja karena meresahkan. Saya diturunkan di tengah hujan karena ngotot pakai ‘Green Now’ dia maunya pake argo,”
curhat penumpang tersebut.
Video yang memperlihatkan suasana di dalam mobil taksi saat hujan itu pun langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Hal serupa juga dialami oleh pengguna Instagram @cicihcihh, ia mengaku pernah mengalami kejadian serupa saat menggunakan layanan taksi online berwarna hijau tersebut. Dalam komentarnya ia menyebut bahwa setelah seluruh koper dimasukkan kedalam mobil, sang sopir tiba-tiba meminta perjalanan menggunakan tarif meteran, bukan sesuai harga aplikasi yang sebelumnya sudah disepakati.
“SAYA JUGA MENDAPATKAN PENGALAMAN YG SAMA!! Pake aplikasi pesen taxi ini, pas koper smua udh masuk ke dlm mobil supirnya ajak diskusi bilang “Ganti pake meter aja ya” saya dan anak bingung Iho krn pakai aplikasi argo sudah Fixed kok malah minta pake Argo, dan kita gak mau. Akhirnya supir minta kita turun dan cari taxi lain ckckckckkc @id.greensm supir kalian ckckkc,”
tulisnya.
Selain itu, ia juga menduga perlakuan tersebut terjadi karena dirinya membawa penumpang lansia, sehingga dianggap tidak akan banyak melawan. Ia menyebut situasi itu terasa seperti “dijebak” karena perubahan tarif dilakukan setelah barang bawaan dimasukkan ke mobil dan penumpang sudah berada di dalam kendaraan.
“Mungkin krn penumpang ada Lansia seperti sy mangkanya ditanya diawal, kalo isinya cuma anak saya mgkn bisa diturunin di tengah2 jin begini jika tdk sepakat ubah jd Argo (dijebak) dan terpaksa oke krn bawa byk koper ckck apa bedanya sm begal ini ckck.”
Tambahnya.
Tak sedikit pula netizen menyoroti perubahan kualitas pelayanan supir taksi hijau tersebut. Ia menilai bahwa pelayanan pengemudi saat ini sudah jauh berbeda dibanding masa awal taksi itu populer.
“Setuju, tapi sekarang supir green agak menurun jauh, dulu awal2 disapa ramah ditanyain kenyamanan, sekarang berbeda dan arah jalan pun suka nyasar padahal ada peta,”
tulis akun @idream.isk
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut. Namun, video dan curhatan penumpang itu masih terus menjadi perbincangan hangat di media sosial.


