Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya buka suara soal proses pencarian pelatih baru Timnas Indonesia setelah pemecatan dari gerbong Belanda milik Patrick Kluivert.
Dalam podcast Bukan Kaleng-kaleng yang tayang pada Selasa (4/11), Erick mengungkapkan bahwa federasi sepak bola Indonesia kini sudah mengantongi lima nama kandidat pelatih yang sedang dipertimbangkan.
Kita ada FIFA Matchday di November, tapi fokus besar itu tahun depan: Maret, Juni, September, Oktober, dan November,”
Erick.
Kita kembali belajar dan menjaring lebih banyak nama. Sekarang sudah ada lima kandidat, tapi tentu harus digodok lagi,”
Erick.
Proses Seleksi Pelatih Masih Berjalan
Erick menegaskan bahwa proses penentuan sosok pelatih Timnas tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.
Menurutnya, pemilihan harus melalui diskusi bersama berbagai pihak, termasuk pengurus PSSI dan pemerintah.
Lima nama ini masih perlu kita bahas lagi dengan banyak pihak. Karena belum tentu semua tersedia. Kadang ada yang kita inginkan, tapi dia tidak mau,”
Ketua Umum PSSI.
Erick menjelaskan bahwa sebelumnya PSSI telah mengantongi 10 nama calon pelatih, namun separuhnya kini tersaring menjadi lima.
Ia pun menyadari kemungkinan masih harus mencari nama baru jika kelimanya tidak bisa direalisasikan.
Dari 10, lima tidak bersedia. Sekarang tinggal lima. Kalau lima-limanya juga tidak bisa, ya harus kita cari lagi. Ini memang proses yang tidak instan,”
Erick.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu meminta para pecinta sepak bola Indonesia untuk bersabar menunggu keputusan final.
Erick memastikan proses pemilihan dilakukan dengan hati-hati agar Timnas mendapatkan pelatih terbaik dan sepadan dengan target jangka panjang.
Perlu kesabaran. Tapi tentu tetap ada target waktunya,”
Erick.
Asal Pelatih Masih Dirahasiakan
Ketika ditanya soal asal para kandidat pelatih, apakah dari Amerika Latin, Eropa, atau lokal Indonesia, Erick memilih untuk tidak membocorkan detailnya.
Kalau saya sebut negara atau nama, nanti malah ribet kalau tiba-tiba orangnya menolak. Tapi yang pasti, ada dari 3–4 negara berbeda,”
Erick sambil tersenyum.
Meski enggan membeberkan identitasnya, rumor yang beredar menyebutkan bahwa PSSI tengah membidik pelatih dengan pengalaman di kompetisi top Eropa dan Amerika Selatan, demi meningkatkan kualitas permainan Garuda.
