Isu mengenai hadirnya Timur Kapadze sebagai pelatih baru Timnas Indonesia makin mencuat, setelah pelatih asal Uzbekistan itu terlihat mengunjungi Indonesia pekan lalu. Kehadirannya memicu spekulasi, bahwa ia sedang dalam proses negosiasi dengan PSSI.
Pelatih berusia 44 tahun itu pun mengonfirmasi, bahwa PSSI memang pernah menghubunginya. Ia mengungkap, bahwa komunikasi dilakukan secara informal oleh Ketua Badan Timnas Indonesia (BTN), Sumardji.
Benar, saya pernah dihubungi PSSI. Saya berbicara dengan Pak Sumardji,”
ujar Kapadze kepada awak media di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Kapadze menambahkan, bahwa pembahasan tersebut belum mengarah ke tahap serius.
Ini baru pembicaraan awal. Saya juga bilang ingin berkunjung ke Indonesia. Mungkin setelah itu bisa dibahas lagi, tetapi belum ada jadwal pertemuan resmi.”
ujarnya.
Sukses Bawa Uzbekistan ke Piala Dunia 2026
Timur Kapadze dikenal sukses mengantar Timnas Uzbekistan melaju ke Piala Dunia 2026. Namun, posisinya berubah ketika federasi setempat menunjuk legenda Italia, Fabio Cannavaro, sebagai pelatih kepala.
Kapadze kemudian digeser menjadi asisten pelatih—sebuah keputusan yang membuatnya kurang nyaman. Tak lama kemudian, ia memutuskan untuk melepaskan jabatan itu dan kini berstatus bebas kontrak.
Kondisi tersebut membuat Kapadze menjadi incaran beberapa negara yang tengah membutuhkan pelatih kepala, termasuk Indonesia.
Thom Haye: “Kita Tunggu Resmi Saja”
Merespons kabar yang semakin ramai, bintang Timnas Indonesia Thom Haye akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak punya peran dalam menentukan siapa pelatih Timnas mendatang.
Bagi saya, saya tidak bisa melakukan apa pun soal rumor itu. Kalau sudah resmi, barulah kita semua akan tahu,”
kata Haye.
Selain Kapadze, beberapa pelatih lain juga disebut sedang dipertimbangkan. Media luar negeri melaporkan empat nama masuk dalam radar PSSI Timur Kapadze, Heimir Hallgrimsson (masih melatih Timnas Irlandia hingga Piala Dunia 2026), Jesus Casas, dan Giovanni van Bronckhorst (kini asisten pelatih Liverpool).

