Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dimanfaatkan sebagian orang untuk berkunjung ke Kepulauan Seribu.
Banyak pulau di Kepulauan Seribu yang menarik untuk menghabiskan libur Nataru, mulai dari Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan masih banyak lagi.
Berdasarkan data periode 18–23 Desember 2025, jumlah penumpang berangkat dan datang tercatat mencapai 11.720 orang melalui sejumlah titik, antara lain Pelabuhan Penumpang Muara Angke, Dermaga Marina Ancol, serta 11 pulau di wilayah Kepulauan Seribu. Sementara itu, jumlah perjalanan kapal tercatat sebanyak 541 perjalanan.
Di momen libur Nataru ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan 25 kapal untuk menyambut para wisatawan.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan semua kapal dalam kondisi baik.
Sebanyak 25 kapal penumpang milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta berada dalam kondisi terawat, andal, dan laik laut, sehingga siap melayani masyarakat yang akan menuju maupun kembali dari Kepulauan Seribu,”
ujar Wagub Rano Karno dalam keterangannya, 25 Desember 2025.
Menyambut libur Nataru ini, Pemprov DKI Jakarta membuat rangkaian Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Penyelenggaraan posko merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman, khususnya melalui angkutan laut yang menghubungkan daratan utama Jakarta dengan Kepulauan Seribu.
Dalam tinjauannya, Wagub Rano menjelaskan bahwa seluruh kapal telah melalui pemeriksaan dan dinyatakan memenuhi standar keamanan serta keselamatan pelayaran.
Hal tersebut ditunjukkan dengan ketersediaan jaket pelampung (life jacket), rakit penolong (life raft), pelampung penolong (life buoy), isyarat visual bagi penyandang disabilitas, perlengkapan P3K, serta peralatan keselamatan lainnya. Selain itu, awak kapal juga telah memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidangnya.
Lebih lanjut, Wagub Rano menyampaikan, setiap kapal yang beroperasi telah mengantongi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat.
Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan fasilitas dan prasarana pada 11 pelabuhan milik pemerintah daerah, yang terdiri atas satu Pelabuhan Pengumpan Regional dan sepuluh Pelabuhan Pengumpan Lokal. Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu yang representatif, memadai, serta dalam kondisi baik dan terawat.
Pengembangan kawasan Pelabuhan Penumpang Muara Angke terus dilakukan melalui pembangunan terminal dan dermaga barang yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ramp akses menuju dermaga, jib crane, fasilitas docking kapal dengan gantry crane, sistem pemurnian air laut menjadi air tawar (sea water reverse osmosis), serta penambahan sarana dan prasarana pendukung lainnya,”
jelas Wagub Rano.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano juga mengimbau seluruh awak kapal untuk senantiasa mengutamakan keselamatan pelayaran. Ia meminta awak kapal tetap waspada dan memastikan seluruh peralatan keselamatan siap digunakan, mengingat kondisi perairan Jakarta pada akhir tahun cenderung berombak lebih tinggi.
Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama agar perjalanan selama masa mudik dan libur Nataru dapat berjalan aman dan lancar,”
tegas Wagub Rano.
Wagub Rano berharap masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru dapat merasakan kedamaian, kenyamanan, dan kebahagiaan.
Semoga setiap perjalanan, baik untuk berlibur, berwisata, maupun keperluan lainnya, diberikan kelancaran, rasa aman, dan kenyamanan,”
pungkas Wagub Rano.
