Lailatul Qadar merupakan malam yang selalu ditunggu-tunggu setiap umat muslim saat Ramadan. Malam tersebut merupakan salah satu bentuk kasih Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW, yang tidak diberikan kepada umat lainnya.
Apa Itu Malam Lailatul Qadar?
Malam Lailatul Qadar disebut juga malam seribu bulan, atau setara dengan 83 tahun 4 bulan. Pada malam itu, malaikat turun ke bumi dan pintu Surga dibuka selebar-lebarnya. Umat muslim diminta untuk menjalankan amalan baik sebanyak-banyaknya.
Disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Qadr:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ, لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Artinya: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar (QS al-Qadr [97]: 1-5).
Ikhwal malam Lailatul Qadar tersebut, Ibnu ‘Arabi mengutip penjelasan Imam Malik dalam al-Muwattha, menyebutkan riwayat Ibnu Qasim dan yang lainnya.
سمعت من أثق به يقول: إن رسول الله صلى الله عليه وسلم أري أعمار الأمم قبله ، فكأنه تقاصر أعمار أمته ألا يبلغوا من العمل مثل ما بلغ غيرهم في طول العمر ، فأعطاه الله ليلة القدر ، وجعلها خيرا من ألف شهر.
Artinya: Aku mendengar seorang yang terpercaya berkata, “Sungguh, Rasulullah saw pernah diperlihatkan usia umat-umat terdahulu. (Melihat itu) Nabi pesimis bahwa usia umatnya tidak akan mampu untuk mencapai amal ibadah yang dilakukan umat-umat tersebut. Kemudian Allah swt memberikan Nabi (dan umatnya) malam Lailatul Qadar yang lebih utama dari seribu bulan.” (Ahkamul Qur’an li Ibni ‘Arabi, juz 4, halaman 428).
Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi?
Malam Lailatul Qadar terjadi pada 10 hari terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.
Hal ini bersandar pada sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: “Bersungguh-sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR Bukhari)
Meski demikian, tidak ada yang tahu kapan Malam Lailatul Qadar itu datang. Rasulullah SAW juga tidak pernah menyebutkan waktu atau tanggal pastinya, hanya memberi petunjuk bahwa ia berada di sepuluh malam terakhir, terutama pada malam-malam ganjil.
Syekh Ali Jumah, ulama besar dari Mesir mengatakan bahwa Lailatul Qadar tidak dapat diketahui secara pasti karena kebijaksanaan Allah SWT. Menurutnya, Lailatul Qadar dirahasiakan oleh Allah, sebagaimana Dia menyembunyikan waktu mustajab di hari Jumat dan sejumlah waktu afdhal lainnya.
Rasulullah SAW melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Hal ini bersandar pada sebuah riwayat dalam hadits Bukhari dan Muslim, Aisyah RA berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهُ، ﷺ يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ، وَيَقُولُ: تَحرُّوا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: “Rasulullah giat sekali beri’tikaf pada sepuluh malam yang terakhir Ramadhan. Beliau bersabda, ‘Bersungguh-sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan’.” (HR Bukhari dan Muslim)
Kapan Malam Lailatul Qadar Dimulai?
Malam Lailatul Qadar dimulai sejak sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Dengan begitu, Lailatul Qadar berlangsung pada malam ke-21 Ramadan.
Jika merujuk pada hasil sidang isbat di akhir bulan Syaban lalu, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan begitu, malam ke-21 Ramadan jatuh pada Selasa, 10 Maret 2026 malam.
Pada Ramadan 2026 ini, Lailatul Qadar kemungkinan jatuh pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, berikut rincian tanggalnya:
Malam 21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026 malam
Malam 23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026 malam
Malam 25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026 malam
Malam 27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026 malam
Malam 29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026 malam
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Lalam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa di bulan Ramadan, dan disebutkan dalam Al-Quran sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini sangat penting bagi umat Muslim karena pada malam ini diturunkannya Al-Quran yang menjadi petunjuk bagi umat manusia.
Adapun keutamaan Malam Lailatul Qadar, antara lain:
- Diampuni dosa
Umat muslim yang memperbanyak ibadan dan doa di Malam Lailatul Qadar, akan diampuni dosa-dosanya.
Rasulullah SAW. Menjelaskan, ”Siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan dilandasi iman dan keikhlasan, maka Allah akan mengampuni dosanya yang telah lalu .”
- Pahala yang Dilipatgandakan
Malam Lailatul Qadar juga sangat istimewa, karena setiap kebaikan yang kita lakukan, segala pahala dan amal baik akan dilipat gandakan.
Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad saw bersabda bahwa, pahala berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala adalah pengampunan dosa-dosa yang telah lalu. Begitu juga dengan shalat pada Malam Lailatul Qadar, pahalanya sama dengan shalat selama seribu bulan.
- Dikabulkan Doanya
Malam Lailatul Qadar menjadi waktu yang sangat mustajab untuk memohon rezeki dan ampunan dari Allah SWT. Dalam suasana yang penuh khusyuk dan kesungguhan, umat muslim memiliki kesempatan untuk berdoa kepada Allah, agar doa-doa mereka dikabulkan. Perbanyak doa meminta apapun yang diinginkan.
Amalan Selama Malam Lailatul Qadar
Mengetahui keistimewaan dari Malam Lailatul Qadar, tentunya umat muslim diminta untuk sebanyak-banyaknya melakukan amalan baik. Berikut amalan yang bisa diterapkan untuk mengejar Malam Lailatul Qadar.
- Shalat Malam
Malam Lailatul Qsar dimulai setelah Isya hingga sebelum subuh. Selama waktu itu, Anda bisa memulai dengan salat Tarawih, lalu lanjut dengan Tahajud di sepertiga malam. Kalau kamu merasa kuat, salat sunah mutlak juga boleh banget dilakukan sebanyak mungkin.
- Membaca Al Quran
Lailatul Qadar sendiri merupakan malam diturunkannya Al Quran, maka amalan terbaik adalah memperbanyak membaca Al Quran. Anda bisa menargetkan untuk menambah bacaan harian, atau bahkan mengkhatamkan Al Quran jika memungkinkan. Nggak harus cepat, yang penting tartil dan paham maknanya.
- Memperbanyak Doa
Seperti diketahui, Malam Lailatul Qadar ini setiap doa yang disampaikan akan menembus langit dan didengar malaikt. Untuk itu, manfaatkan Malam Lailatul Qadar ini untuk memperbanyak doa. Minta apapun yang Anda inginkan, mulai dari urusan duniawi hingga akhirat.
