Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 6 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Perang Perbatasan Thailand–Kamboja Memanas 52 Orang Tewas
Internasional

Perang Perbatasan Thailand–Kamboja Memanas 52 Orang Tewas

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Desember 18, 2025 3:07 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Prasat Ta Muen Thom salah satu penyebab konflik Thailand dan Kammboja
Prasat Ta Muen Thom salah satu penyebab konflik Thailand dan Kammboja (Foto: Instagram tourism2cambodia)
SHARE

Ketegangan di kawasan perbatasan Thailand dan Kamboja kembali meningkat. Hingga Kamis 18 Desember 2025, konflik bersenjata yang pecah sejak 7 Desember lalu telah merenggut sedikitnya 52 nyawa dari kedua belah pihak.

Daftar isi Konten
  • Syarat Gencatan Senjata dari Thailand
  • Kesepakatan Damai Belum Terlaksana

Situasi di lapangan dilaporkan semakin kompleks, dengan penggunaan persenjataan berat serta serangan udara tanpa awak.

Kementerian Pertahanan Kamboja menyebut bahwa pasukan Thailand melancarkan tembakan artileri serta serangan menggunakan pesawat nirawak (drone) ke wilayah perbatasan.

Sebagai respons, militer Kamboja dilaporkan membalas dengan meluncurkan roket BM-21 ke sejumlah titik yang diduga menjadi posisi pasukan Thailand. Informasi ini disampaikan media setempat, Khmer Times.

Sementara itu, media publik Thai PBS melaporkan bahwa tentara Thailand berhasil merebut kawasan Chong Anh Ma usai pertempuran sengit.

Penguasaan wilayah ini disebut sebagai salah satu faktor meningkatnya eskalasi konflik. Klaim tersebut belum mendapat tanggapan resmi dari pihak Kamboja.

Syarat Gencatan Senjata dari Thailand

Pemerintah Thailand menegaskan bahwa Kamboja harus lebih dulu menyatakan gencatan senjata jika ingin menghentikan konflik yang telah memaksa lebih dari 700 ribu warga di kedua negara mengungsi dari rumah mereka.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Maratee Nalita Andamo, menyatakan bahwa setiap upaya penghentian perang harus memiliki jaminan dan dapat dipercaya.

Ia juga menuntut kerja sama tulus dari Kamboja dalam pembersihan ranjau darat di wilayah perbatasan sebagai bagian dari syarat perdamaian.

Hingga saat ini, Thailand melaporkan 35 korban jiwa, terdiri dari 19 personel militer dan 16 warga sipil. Di sisi lain, Kamboja mengonfirmasi 17 orang tewas dan 77 lainnya mengalami luka-luka akibat konflik ini.

Kesepakatan Damai Belum Terlaksana

Bentrokan terus berlangsung meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa pemimpin kedua negara telah sepakat untuk menghentikan pertempuran.

Pada Oktober lalu, Thailand dan Kamboja bahkan sempat menandatangani kesepakatan damai di Kuala Lumpur, disaksikan oleh Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Namun, perjanjian itu akhirnya dibekukan setelah insiden ranjau darat yang melukai parah tentara Thailand.

Thailand juga mengungkapkan bahwa sekitar 18 tentara Kamboja masih ditahan terkait sejumlah insiden dalam lima bulan terakhir.

Konflik ini menambah daftar panjang sengketa perbatasan Thailand–Kamboja yang telah berlangsung bertahun-tahun dan kerap berujung kekerasan. Pada Juli lalu, bentrokan serupa bahkan menewaskan sedikitnya 48 orang.

Tag:Konflik BersenjataPerbatasanPersenjataanThailand–Kamboja
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pelantikan Pejabat Ditjen Pajak. (Sumber: Youtube/Kemenkeu)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Rombak 40 Jajaran Ditjen Pajak: Buat Memperbaiki Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merombak, 40 pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Perombakan ini dilakukan Purbaya untuk memperbaiki citra DJP di mata masyarakat. Purbaya mengatakan, perombakan ini bukan…

By
Anisa Aulia
Dusep
5 Min Read
Titik pusat gempa magnitudo 6,4 di laut pada kedalaman 58 kilometer di tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur
Daerah

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan M6,2: Dipicu Subduksi Lempeng, 21 Gempa Susulan

Plh. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menjelaskan gempa bumi yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hingga jam 09:00 pagi…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
4 Min Read
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi perkara suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Orlando Hamongan (kanan) dan Rizal Fadillah (kiri) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Hukum

Terkuak, Pejabat Bea Cukai Sewa Safe House Simpan Hasil Kejahatan Korupsi Importasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menyewa tempat khusus untuk menyimpan uang hingga barang hasil korupsinya. Pejabat Bea Cukai mendapat suap dari PT Blueray…

By
Rahmat
Dusep
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese
Internasional

Prabowo Tegaskan Prinsip Bebas Aktif Lewat Traktat Keamanan RI–Australia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese secara…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 jam lalu
Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza
Internasional

PBB Ungkap Korban Tewas dan Luka di Gaza Terus Bertambah

Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza kembali memburuk. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan adanya…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 jam lalu
Video Call Putin dan Xi Jinping. (Sumber: Instagram Vladimir Putin)
Internasional

Putin–Xi Jinping Video Call Serius 1 Jam Bahas Isu Global, Ini yang Dibicarakan…

Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan panggilan video dengan Presiden China Xi Jinping…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
1 hari lalu
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez
Internasional

Spanyol Bersiap Tutup Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana besar pemerintahannya untuk membatasi akses…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up