Baru-baru ini ramai kabar Taman Daan Mogot di Jakarta Barat diduga menjadi tempat prostitusi sesama jenis.
Kasatpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan membenarkan kabar tersebut. Pihaknya pun langsung turun tangan untuk mengatasi hal tersebut.
Dengan adanya berita itu kita langsung gerak cepat ke lokasi, kita temukan ada dua orang yang kita bawa ke dinas sosial yang kita sinyalir melakukan itu, diduga sebagai LGBT,”
Satradi saat dihubungi Owrite.id melalui sambungan telepon, Selasa (18/11/2025).
Satriadi menjelaskan pihaknya telah melakukan patroli di lokasi sejak Kamis (13/11/2025) mulai pukul 20.00 hingga 02.00 WIB. Satriadi mengaku lokasi penerangan di lokasi sangat minim.
Lokasinya gelap, sangat nyaman, luas rimbun, sehingga nyaman sekali untuk digunakan sebagai tongkrongan,”
Satradi.
Lebih lanjut Satriadi menjelaskan, menurut keterangan di lapangan, para pelaku mulai berada di lokasi pukul 20.30 hingga 01.30 WIB.
Mereka datang menggunakan sepeda motor kemudian masuk ke taman dan nongkrong di pinggir kali.
Terlihat kumpulan 12 orang jenis kelamin laki-laki yang tingkah laku seperti wanita menggunakan lipstik menggunakan anting, pakai kalung dan ada berpakaian feminim,”
Satradi.
Menurut Satriadi, saat patroli dari Satpol PP menguatkan praktik asusila sesama jenis yang terjadi di Taman Daan Mogot.
Benar adanya kegiatan asusila yang dilakukan pasangan sesama jenis laki-laki di Taman Daan Mogot, Jalan Daan Mogot Km 11,”
Satradi.
Satriadi menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta dengan memasang spanduk, melakukan penopingan pohon, dan patroli.
Patrolinya mobile setiap satu jam sekali kita pantau. Kalau razia gitu biasanya sudah tidak ada yang mau, efek jera,”
Satradi.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi kabar tersebut. Ia meminta kepada jajarannya untuk mengatasi hal tersebut.
Saya sudah minta bersihkan semuanya,”
Pramono Anung.

