Program wisata malam hari di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), yang populer dengan sebutan ‘Night at The Ragunan Zoo’ atau ‘Ragunan Night’, terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Peningkatan ini terutama terlihat mencolok selama periode akhir pekan.
Sekarang ini akibat Sabtu malam dibuka, Sabtu-Minggu itu rata-rata orang berkunjung di Ragunan antara 35.000 sampai 40.000 pengunjung. Jadi, kunjungannya sudah naik secara signifikan,”
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, di kawasan Ragunan pada Kamis (20/11/2025).
Lebih jauh, Pramono mengungkapkan keberhasilan ini didukung oleh pendekatan melalui konsep baru dan desain kekinian yang saat ini diterapkan oleh Taman Margasatwa Ragunan.
Konsep baru ini tujuannya untuk memaksimalkan fungsi dan meningkatkan minat kunjungan masyarakat ke Ragunan,”
Pramono.
Program ‘Night at The Ragunan Zoo’ secara rutin diselenggarakan setiap Sabtu malam, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Akses masuk dibuka melalui Pintu Utama dan Pintu Utara.
Untuk harga tiket masuk kebun binatang di malam hari ini terbilang sangat terjangkau, yaitu Rp4.000 untuk orang dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. Pembayaran dilakukan secara non-tunai menggunakan JakCard.
Seementara itu Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan program ini merupakan bentuk inovasi wisata ibu kota yang menawarkan pengalaman berbeda bagi warga Jakarta untuk menikmati suasana kebun binatang saat gelap.
Wahyudi mengimbau pengunjung untuk datang lebih awal, mengingat loket masuk hanya dibuka hingga pukul 21.00 WIB.
Diharapkan, masyarakat dapat menikmati pengalaman baru ini dengan tertib dan aman,”
Wahyudi.
Selama Ragunan Night, pengunjung memiliki dua pilihan utama untuk menikmati suasana, seperti Tur Satwa Nokturnal dengan Buggy Car, dimana pengunjung dapat berkeliling menggunakan Buggy Car dengan tarif Rp250.000 per trip (maksimal lima orang).
Tur ini memungkinkan pengunjung untuk melihat lebih dekat dan melakukan pemberian pakan satwa nokturnal, seperti harimau sumatera, kudanil kerdil, binturong, linsang, hingga landak jawa.
Selain itu, pengunjung juga dapat memilih berjalan santai di jalur khusus sepanjang 1,8 kilometer sambil menikmati suasana malam hari di TMR.
Inovasi wisata malam ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga memberikan edukasi dan pengalaman rekreasi yang unik bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

