Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ketua IPW: Polisi Sudah Tak Amanah, Kepercayaan Publik Merosot Tajam
Nasional

Ketua IPW: Polisi Sudah Tak Amanah, Kepercayaan Publik Merosot Tajam

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: November 25, 2025 2:45 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. (foto: owrite)
SHARE

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai polisi saat ini tidak amanah. Ia merujuk pada kondisi 23 tahun lalu setelah Undang-Undang Kepolisian tahun 2002 dibentuk, seharusnya ada harapan besar terhadap transformasi Polri sebagai institusi demokratis.

Kenapa saya katakan tidak amanah? Polisi itu kan adalah anak kandung reformasi. Reformasi itu adalah hasil kerja masyarakat Indonesia, aktivis mahasiswa. Kemudian masyarakat yang mau melakukan perubahan transformasi dari orde baru kepada reformasi. Akhirnya mengedepankan Hak Asasi Manusia dan supremasi sipil,”

ujar Teguh kepada owrite baru-baru ini. 

Sugeng menambahkan, dari situ polisi seolah mendapatkan berkahnya dari yang tadinya di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), dinaikkan ke statusnya dibawah presiden. 

Kemudian sudah ditetapkan sebagai demokratik polisi. Jadi polisi yang berada di wilayah demokratis, ternyata tidak boleh melakukan brutality, tidak boleh menyalahgunakan kewenangan, humanisme, kehormatan asasi manusia,”

jelasnya.

Sayangnya, selama satu dekade kepemimpinan Presiden Joko Widodo, dinamika kepercayaan masyarakat terhadap Polri bergerak naik turun dan cenderung menurun. Kemudian muncul ucapan dari masyarakat untuk tidak melapor kepada polisi. 

Apa sih? Percuma lapor polisi. Bayar, bayar, bayar. Itu kan adalah sebetulnya jiwa masyarakat yang mau menyatakan, polisi kamu nggak amanah,”

jelasnya.

Tak hanya itu, Sugeng melihat banyak penyimpangan yang terjadi di wilayah untuk tingkat Kepolisian Resor (Polres). Banyak pungutan liar yang terjadi di Polres.

Polres itu jadi raja-raja kecil di daerah, di Kalimantan, Sumatera, di pulau-pulau itu raja-raja kecil. Jadi hidup matinya manusia di sana. Belum lagi soal penegakan hukum,”

paparnya.

Sugeng menjelaskan, menurut data dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mencatat sebanyak 90 persen keluhan masyarakat itu soal penegakan hukum polisi yang buruk. Masyarakat mencari keadilan justru selama proses hukum dia teraniaya, baik pelapor maupun terlapor. 

Kalau pelapor nggak ada kepastian kapan kasusnya selesai, biaya terus (jalan). Kalau terlapor juga teraniaya, dijadikan tersangka, mungkin ditahan, atau mungkin keluar uang, banyak laporannya ke IPW,”

jelasnya. 

Menurut Sugeng, perlu adanya pengawan yang ketat agar kembali lagi dipercaya masyarakat. Karena tidak mungkin soal keamanan dan ketertiban, dan penegakan hukum melibatkan TNI.

Karena beda ideologinya, polisi harus diperkuat profesionalisme dan indepensinya. Harus ada pengawasan eksternal, Kompolnas harus diperkuat dengan dibentuknya tidak dengan Perpres, tapi dengan Undang-Undang,”

ucapnya.

Jadi, lanjut Sugeng, Kompolnas perlu dibentuk independen dan sesuai dengan unsur-unsur dari pemerintahan, dan dikeluarkan menjadi komisioner seperti di DPR dan memiliki kewenangan penyelidikan seperti Komnas HAM. 

Misalnya ada polisi yang melakukan pelanggaran, kan pelanggaran nggak diproses pidana untuk perwira-perwira. Nanti Kompolnas yang menyelidiki, setelah penyelidikan selesai, naik sidik, reserse, harus terima,”

tandasnya.
Tag:EditorialIPWpolisiSugeng Teguh Santoso
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi penumpang yang akan berangkat menggunakan kereta
Nasional

Data Terbaru, Kereta Jadi Favorit Pemudik Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat jumlah penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026, mencapai 873.916 orang. Selain tingginya jumlah penumpang, arus…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia
Nasional

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, yang dilaksanakan di 104 lokasi di seluruh Indonesia. Langkah ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung pemerataan akses pendidikan…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Sejumlah kendaraan pemudik melaju perlahan saat penerapan sistem satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah
Nasional

Antisipasi Kemacetan, Kakorlantas Imbau Pemudik Tak Pulang Bersamaan di Puncak Arus Balik 24 Maret

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryo Nugroho, mengimbau masyarakat agar tidak kembali secara bersamaan pada 24 Maret 2026. Tanggal tersebut diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran yang berpotensi…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi penumpang melalui kapal penyebrangan ASDP
Nasional

Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Siapkan Skema Baru di Pelabuhan

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bergerak cepat melakukan evaluasi sejumlah titik krusial setelah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
5 jam lalu
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
18 jam lalu
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
18 jam lalu
Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan sistem satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah.
Nasional

Polri Siapkan Skema One Way Lokal saat Arus Balik 23 Maret 2026, Catat Titiknya  

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal memberlakukan skema one way lokal saat…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up