Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 25 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kardinal Suharyo: Bangsa Ini Butuh Pemimpin, Bukan Penguasa
Nasional

Kardinal Suharyo: Bangsa Ini Butuh Pemimpin, Bukan Penguasa

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
Last updated: Januari 17, 2026 8:44 pm
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
Share
Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo memberikan pesan saat Suka Cita Natal di Meja Makan (Santa) di Gereja Katedral
Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo memberikan pesan saat Suka Cita Natal di Meja Makan (Santa) di Gereja Katedral, Jakarta, Sabtu (27/12/2025). Gereja Katedral Jakarta menggelar makan siang bersama yang diikuti 164 orang untuk merayakan suka cita Natal 2025 serta menjadi penutup tahun Ardas (Arah Dasar Pastoral). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz)
SHARE

Anggota Gerakan Nurani Bangsa (GNB) sekaligus Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin sejati, bukan sekadar penguasa.

Daftar isi Konten
  • Penguasa Lebih Fokus pada Kepentingan Pribadi
  • Kearifan Jawa tentang Pemimpin Ideal

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Gerakan Nurani Bangsa di Gedung Pemuda, kompleks Gereja Katedral Jakarta, belum lama ini, sebagai refleksi dan seruan moral di awal tahun 2026.

Saya berharap dengan hadirnya Gerakan Nurani Bangsa di Gedung Pemuda ini, para pemimpin kita sungguh-sungguh memenuhi tanggung jawabnya sebagai pemimpin, bukan penguasa,”

kata Kardinal Suharyo.

Dalam penyampaiannya, Kardinal Suharyo secara jelas membedakan arti “pemimpin” dan “penguasa”. Menurutnya, pemimpin adalah figur yang hadir dengan keteladanan serta kesediaan untuk berkorban demi kepentingan orang banyak.

Saya sengaja menggunakan kata ‘Pemimpin’, bukan ‘Penguasa’. Pemimpin itu memimpin, memberi teladan. Dia akan mengorbankan segala sesuatu untuk yang dipimpinnya. Itulah yang saya sebut sebagai moralitas tinggi, integritas yang sangat unggul,”

jelasnya.

Penguasa Lebih Fokus pada Kepentingan Pribadi

Sebaliknya, Kardinal Suharyo menilai sosok penguasa cenderung kehilangan orientasi pada kepentingan bersama. Fokus kekuasaan, menurut dia, sering kali bergeser pada kepentingan kelompok, pribadi, atau keluarga.

Karena penguasa itu akhirnya tidak akan memikirkan kepentingan bersama. Yang dipikirkan adalah kelompoknya, pribadinya, keluarganya, atau apapun yang bukan kebaikan bersama,”

ujarnya.

Ia juga mengingatkan, bahwa upaya mempertahankan kekuasaan kerap ditempuh dengan cara-cara yang tidak bermoral, seperti penggunaan kekerasan dan teror, meskipun sering dibalut dengan berbagai alasan pembenaran.

Kearifan Jawa tentang Pemimpin Ideal

Untuk menggambarkan sosok pemimpin yang ideal, Kardinal Suharyo mengutip kearifan lokal Jawa, yakni konsep ajrih asih. Istilah ini menggambarkan hubungan antara pemimpin dan rakyat yang dilandasi rasa hormat, cinta, dan keteladanan moral.

Ajrih itu takut, Asih itu hormat, mencintai. Bukan ketakutan seekor tikus yang dikejar kucing, bukan. Tetapi karena hormat, dia takut. Takut bukan takut salah, tetapi takut kalau tidak mengikuti moralitas tinggi dari pemimpinnya,”

ujar Suharyo.

Menurutnya, hubungan rakyat dengan pemimpin berbeda secara mendasar dibandingkan relasi rakyat dengan penguasa. Pada relasi dengan penguasa, rasa hormat dapat menghilang dan digantikan oleh ketakutan semata.

Melalui kehadiran Gerakan Nurani Bangsa, ia berharap para elite bangsa mampu menjalankan perannya secara sungguh-sungguh sebagai pemimpin yang berintegritas dan bermoral, bukan hanya sebagai pemegang kekuasaan.

Tag:Gerakan Nurani BangsaKardinal Ignatius SuharyoUskup Agung Jakarta
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Donald Trump: AS Akan Ambil Uranium Iran Jika Kesepakatan Tercapai

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, pada Senin, 23 Maret 2026, bahwa jika AS mencapai kesepakatan dengan Iran, AS akan mengambil uranium yang diperkaya milik negara tersebut. Ketika ditanya…

By
Iren Natania
Amin Suciady
1 Min Read
Sejumlah kendaraan melintas tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.
Nasional

Polri Berlakukan One Way Nasional Arus Balik di KM 414 Kalikangkung – KM 70 Cikatama

Polri resmi memberlakukan skema one way nasional pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. Skema ini diberlakukan dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikatama. Kapolri…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas (kiri) tiba di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Soal Potensi Yaqut jadi Tahanan Rumah Lagi, Jawaban KPK Bikin Gregetan!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, setelah sebelumnya sempat menjadi tahanan rumah. Pengalihan penahanan Yaqut dilakukan setelah ia mengajukan permohonan ke KPK pada…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pusat wisata sekaligus memantau persiapan pengamanan arus balik di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa, 24 Maret 2026.
Nasional

Tinjau Arus Balik di Bali, Kapolri Instruksikan Mitigasi Cuaca Ekstrem

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan optimal…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
17 jam lalu
Ilustrasi mudik lebaran dengan kereta (sumber: PT KAI)
Nasional

Arus Balik Membludak: Tiket KA Jarak Jauh Ludes, Penumpang Tembus 101% dari Kapasitas

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, sebanyak 4.195.627 tiket sudah terjual pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
17 jam lalu
Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah
Nasional

Rekayasa One Way Lokal di Tol Semarang-Kalikangkung Diberlakukan

Kepadatan mulai terjadi pada arus balik di Jalan Tol Semarang pada Selasa,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
By
Rahmat
Ivan
17 jam lalu
Warga mengarak Ogoh-ogoh jelang Hari Raya Nyepi tahun Saka 1948 di Desa Adat Tuban, Badung, Bali
Nasional

Konflik Global Ancam Devisa Pariwisata Hingga Rp184 Miliar Sehari, Kemenpar Siapkan Langkah Ini

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan sektor…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up