Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Dilantiknya Juda untuk menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang kini terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Dengan demikian, telah terjadi pertukaran posisi di tubuh moneter dan fiskal. Karena sebelumnya Juda menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak dilantik pada 24 Desember 2021, namun ia mengundurkan diri dan akan digantikan oleh Thomas Djiwandono.
Setelahnya Juda Agung dan Adies Kadir mengambil sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan penandatanganan berita acara.
Berkenaan dengan pengangkatan saudara sebagai Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029. Bersediakah saudara untuk diambil sumpah menurut agama Islam, apabila mengikuti harap mengikuti dan mengulangi kata-kata saya,”
ujar Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Rekam Jejak Juda Agung
Adapun dalam karirnya, Juda Agung terakhir menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia yang dilantik pada 24 Desember 2021. Sebelum diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, ia terlebih dahulu menjabat sebagai Asisten Gubernur yang membidangi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial pada periode 2020–2022.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), Washington DC, Amerika Serikat, pada periode 2017–2019. Juda Agung juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat.
Adapun pada awal karirnya, Juda melaksanakan tugas pertamanya di Bank Indonesia sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, dimana pada mulanya ia ditempatkan di kantor perwakilan London pada tahun 1992-1999. Kemudian selama tiga tahun, pada 1999-2002 ia pun menjadi peneliti ekonomi junior Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.
Kemudian di tahun 2002 sampai 2003 dia menjadi peneliti ekonomi Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Setelah berkarir cukup lama, ia pun menjadi analis Senior Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Pada tahun 2006 hingga 2008 ia pun menjadi Kepala Bagian Direktorat Riset Ekonom dan Kebijakan Moneter dan bertugas di International Monetary Fund (IMF).
Pada tahun 2012 hingga 2013 ia merupakan Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter kemudian pada 2013 hingga 2013 ia menjadi Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Lalu pada Februari 2014, Gubernur Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo melantik Juda sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.



