Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026.
Sedangkan untuk arus balik mudik Lebaran juga akan terjadi dua gelombang, yakni pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
Pemerintah juga memprediksi akan ada 143,9 juta orang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026.
Sedangkan untuk arus balik mudik Lebaran juga akan terjadi dua gelombang, yakni pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
Pemerintah juga memprediksi akan ada 143,9 juta orang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026.
Sedangkan untuk arus balik mudik Lebaran juga akan terjadi dua gelombang, yakni pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
Pemerintah juga memprediksi akan ada 143,9 juta orang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.
Pergerakan masyarakat sendiri banyak terjadi di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.
Prediksi Cuaca Saat Arus Mudik dan Arus Balik
Menurut keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada periode 12-30 Maret 2026 cuaca diperkirakan didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Prakirawan Cuaca BMKG, Rira Damanik mengatakan pada periode arus mudik Lebaran 2026 tanggal 12–20 Maret 2026 kondisi cuaca diperkirakan masih didominasi hujan ringan hingga sedang, dengan peluang hujan lebat di Aceh, Kep. Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.
Periode 21 hingga 30 Maret 2026, kondisi cuaca diperkirakan masih didominasi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Indonesia,”
ujar Rira kepada owrite, Kamis,12 Maret 2026.
Rira menambahkan periode arus mudik dan arus balik balik 2026, sudah melewati puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai angin kencang masih berpotensi terjadi pada siang-sore hari di sebagian besar wilayah Indonesia khususnya di sebagian wilayah Indonesia bagian tengah dan timur,”
jelasnya.
Selama periode mudik maupun balik Lebaran, Kementerian Perhubungan bersama instansi-instansi terkait termasuk BMKG, selalu melaksanakan Posko Gabungan Angkutan Lebaran Terpadu.
Dashboard dari masing-masing instansi biasanya bisa diakses oleh publik untuk koordinasi dan sharing data.
Khusus untuk BMKG, dashboard informasi cuaca di jalur mudik dapat diakses melalui Platform Informasi Cuaca Transportasi Terintegrasi (https://cuaca.bmkg.go.id/trans ).



