Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 26 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ancaman PHK Massal Intai PPPK Imbas Aturan APBD 30 Persen, Perempuan Paling Terdampak
Nasional

Ancaman PHK Massal Intai PPPK Imbas Aturan APBD 30 Persen, Perempuan Paling Terdampak

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 26, 2026 2:14 pm
Adi Briantika
Ivan
Share
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) antre untuk bersalaman dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta saat acara halalbihalal di Balai Kota DKI Jakarta
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) antre untuk bersalaman dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta saat acara halalbihalal di Balai Kota DKI Jakarta (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom)
SHARE

Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di berbagai daerah terancam kehilangan pekerjaan.

Hal ini karena rencana penerapan dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) yang mewajibkan pemerintah daerah membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada tahun 2027.

Saat ini, postur keuangan mayoritas pemerintah daerah masih didominasi oleh belanja pegawai yang angkanya di atas batas aman tersebut.

Jika rasionalisasi anggaran ini diterapkan tanpa solusi dan mitigasi yang matang, PPPK berpotensi menjadi kelompok yang paling pertama dikorbankan.

Peneliti Kebijakan Publik SRI Institute, Eka Afrina Djamhari, menilai kerentanan ini tidak terlepas dari konstruksi status kepegawaian PPPK itu sendiri.

Pembatasan ini tentu saja lebih rentan dialami oleh PPPK karena mereka tidak berstatus sebagai pegawai tetap,”

kata Eka kepada owrite, Kamis, 26 Maret 2026.

Eka memperingatkan PHK secara masif terhadap PPPK tidak hanya memicu lonjakan angka kemiskinan di daerah, tapi juga berdampak langsung pada merosotnya kualitas pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

Ia mencontohkan kondisi riil kekurangan tenaga pendidik yang masih ada.

Misalnya, di sebuah SD yang saya temui di Kota Semarang, dari seluruh guru hanya dua orang yang berstatus ASN, termasuk PPPK dan PPPK paruh waktu. Jika pengurangan terjadi, tentu akan mengganggu aktivitas mengajar di sekolah,”

ucap dia.

Kemudian, ada dampak kebijakan pembatasan belanja pegawai ini dari kacamata gender. Merujuk pada data Badan Kepegawaian Negara tahun 2023, formasi PPPK secara nasional sangat didominasi oleh perempuan, yakni 67 persen.

Jika penerapan batas 30 persen dilakukan tanpa studi yang komprehensif, maka perempuan menjadi kelompok yang paling rentan terdampak PHK,”

kata Eka.

Maka ia mendesak pemerintah agar tidak menjadikan pemecatan atau pemutusan kontrak PPPK sebagai jalan pintas untuk menyehatkan APBD.

Menurutnya, daerah masih memiliki ruang untuk melakukan efisiensi di pos-pos anggaran lainnya. Pemotongan belanja pegawai bukan satu-satunya cara untuk memenuhi batasan.

Pemerintah perlu mengurangi secara bertahap, melaksanakan mitigasi dampak terhadap PPPK secara transparan, dan mengatur ulang belanja pegawai agar tidak berdampak signifikan pada pelayanan publik.

Daerah Terdampak

Sekitar 9.000 PPPK di lingkungan Pemprov NTT terancam diberhentikan karena aturan batas maksimal belanja gaji pegawai tersebut.

Diperkirakan juga hal serupa dapat terjadi di daerah lain yang memiliki kapasitas fiskal rendah.

Jika kebijakan itu diterapkan, Pemprov NTT harus mengurangi sekitar 9.000 orang dari total sekitar 12.000 PPPK.

Padahal, sebagian besar PPPK baru diangkat pada Juli 2025 dengan masa kontrak lima tahun. Artinya, mereka baru bekerja selama tujuh bulan.

Pemerintah dan DPR perlu segera membicarakan persoalan tersebut sebelum 2027 agar keresahan di daerah tidak semakin meluas.

Pertemuan kepala daerah dengan presiden juga dinilai penting untuk memperkuat pencarian solusi. Sehingga ada keputusan bijak demi keberlangsungan nasib PPPK.

Tag:ancamanapbdASNKehilangan PekerjaanMassalPHKPPPK
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pekerja menata stok beras di gudang penyimpanan Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau
Ekonomi Bisnis

RI Berpotensi Hadapi Kemarau Panjang dan Kering, Bagaimana Nasib Pangan?

Musim kemarau di Indonesia diperkirakan akan menjadi lebih panjang dan kering, akibat fenomena iklim Godzilla El Nino ditambah Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Nasional

Kesiapan Jalur Mudik 2026: Menkes Pastikan Fasilitas Medis Gratis Tersedia Sepanjang Jalur Balik

Pemerintah terus memperkuat upaya keamanan arus balik Lebaran melalui rekayasa lalu lintas dan layanan kesehatan guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, serta tetap dalam kondisi sehat. Menteri…

By
Syifa Fauziah
Ivan
3 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026 di Jakarta
Ekonomi Bisnis

APBN Masih Kuat, Purbaya: Pemerintah Belum Akan Naikkan hingga Batasi Pembelian BBM

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, dan membatasi pembelian BBM dalam waktu dekat. Purbaya mengatakan, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Pemudik antre untuk masuk ke dalam Kapal Motor (KM) Sinabung di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara
Nasional

DPR Ingatkan Keselamatan Jadi Prioritas Saat Arus Balik Lebaran

Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026, masyarakat diminta untuk lebih mengutamakan keselamatan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
51 menit lalu
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terbang ke negara ASEAN untuk menghadiri dialog perdamaian
Nasional

Video JK di Pesawat Menuju Iran Hoaks

Beredar video Wakil Presiden ke-10 dan ke 12, Jusuf Kalla bersama rombongan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
By
Rahmat
Ivan
60 menit lalu
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus
Nasional

Alami Kekurangan Darah, Andrie Yunus Bakal Operasi Cangkok Kulit Area Mata

Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) melakukan operasi lanjutan terhadap Wakil Koordinator Komisi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
1 jam lalu
Petugas mengatur arus lalu lintas kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat
Nasional

Arus Balik 2 Gelombang, Ini Strategi Pemerintah Hindari Kemacetan

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turun langsung…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up