Mantan bintang Timnas Indonesia dan legenda Persib Bandung, Atep Rizal, menyampaikan pandangan realistis soal target Timnas Indonesia di ajang internasional.
Menurutnya, Skuad Garuda sebaiknya fokus lebih dulu menjadi juara Piala AFF sebelum melangkah lebih jauh ke Piala Asia dan Piala Dunia.
Sejak dulu Indonesia belum pernah menjuarai Kejuaraan ASEAN. Saya rasa sudah saatnya kita menuntaskan dahaga itu. Setelah menjuarai Piala AFF, barulah bicara Piala Asia dan target lebih besar seperti Piala Dunia,” ujar Atep kepada wartawan di Jakarta Selatan.
Piala AFF 2026 Sebagai Langkah Awal
Turnamen Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli hingga akhir Agustus 2026. Indonesia tercatat sudah enam kali menjadi finalis, namun belum sekalipun mengangkat trofi.
Atep optimistis era baru Timnas yang dihuni banyak pemain berkualitas bisa mengubah sejarah.
Secara kualitas, kita sudah teruji. Tim ini mampu menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sesuatu yang belum pernah dicapai sebelumnya. Tapi sekarang, target realistis kita adalah juara Piala AFF lebih dulu,” jelasnya.
Atep Bela Marc Klok dan Beckham
Atep juga menanggapi soal kritik keras terhadap dua pemain Persib, Marc Klok dan Beckham Putra, usai kekalahan 2-3 Indonesia dari Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia. Menurutnya, kritik sah-sah saja, namun harus bersifat membangun, bukan menjatuhkan.
Saya tidak masalah kalau pemain dikritik, karena itu bagian dari sepak bola. Tapi jangan sampai berubah jadi perundungan. Semua pemain pasti ingin tampil terbaik. Kalau pun tampil di bawah ekspektasi, itu risiko pertandingan,” tegasnya.
Atep menambahkan, pemain tidak bisa disalahkan sepenuhnya karena semua keputusan ada di tangan pelatih.
Pelatih yang menentukan strategi dan memilih pemain. Jadi, lebih baik kritik yang membangun agar mental mereka bisa bangkit lagi,” ujarnya.
Target Realistis, Mental Juara
Legenda yang dikenal dengan julukan Lord Atep itu menegaskan pentingnya membangun mental juara secara bertahap.
Baginya, menjuarai Piala AFF bisa menjadi pondasi kuat menuju prestasi yang lebih besar di Asia dan dunia.
Kita punya potensi besar. Tapi kalau bicara mimpi besar, harus dimulai dari langkah kecil. Juara Piala AFF dulu, baru bicara Piala Asia dan Piala Dunia,” tutup Atep dengan yakin.
