Gelaran MotoGP Qatar dipastikan mengalami penundaan akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Mengutip laporan dari Reuters, balapan yang semula dijadwalkan pada 10–12 April 2026 kini diundur ke bulan November demi alasan keamanan dan stabilitas kawasan.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Lusail awalnya masuk sebagai seri keempat dalam kalender MotoGP musim 2026. Namun, kondisi geopolitik memaksa penyelenggara untuk melakukan penyesuaian jadwal.
MotoGP mengkonfirmasi bahwa GP Qatar yang semula dijadwalkan pada April telah ditunda menjadi 8 November karena situasi geopolitik yang terjadi di Timur Tengah,”
bunyi pernyataan resmi MotoGP.
Setelah perencanaan skenario dan analisis kalender yang ekstensif, tanggal yang direvisi telah dipilih untuk memastikan gangguan minimal pada jadwal MotoGP yang lebih luas.”
bunyi pernyataan resmi
Efek Penundaan, Jadwal Seri Lain Ikut Berubah
Penundaan MotoGP Qatar berdampak langsung pada beberapa seri lainnya dalam kalender balap musim ini.
Sejumlah perubahan jadwal yang terjadi antara lain MotoGP Portugal digeser menjadi 22 November. Seri penutup MotoGP Valencia kini dijadwalkan berlangsung pada 29 November.
Perubahan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan kalender balapan secara keseluruhan.
MotoGP 2026 Baru Gelar Satu Seri
Hingga saat ini, musim MotoGP 2026 baru menyelesaikan satu seri yang digelar di Thailand. Balapan tersebut dimenangkan oleh pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi.
Selanjutnya, dua seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Brasil pada 20–22 Maret dan Amerika Serikat pada 27–29 Maret.
Penundaan MotoGP Qatar menjadi salah satu bukti nyata bahwa konflik geopolitik global dapat berdampak langsung pada dunia olahraga internasional.
Keputusan ini diambil demi menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat, sekaligus memastikan kelangsungan kompetisi tetap berjalan meski dengan penyesuaian jadwal.

