Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 24 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / IPW Peringatkan Kembalinya Multifungsi TNI di Era Reformasi
Politik

IPW Peringatkan Kembalinya Multifungsi TNI di Era Reformasi

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: November 23, 2025 12:02 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. (foto: owrite)
SHARE

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso menaruh kekhawatiran pada kondisi Indonesia yang sudah memasuki fase ‘New Orde Baru’.

Hal itu disebabkan saat ini ia melihat kekuatan TNI sudah muncul seperti era Orde Baru.

Dalam praktik politiknya, secara legal sudah dibenarkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025.

Undang-undang tersebut membuka jalan bagi TNI untuk menempati posisi di belasan lembaga dan kementerian.

Kalau dulu dibilang dwifungsi ABRI itu sesuatu yang bisa dibilang barang haram setelah reformasi, tapi sekarang TNI sudah tidak malu-malu lagi bilang kita multifungsi,”

kata Sugeng saat ditemui di kepada owrite, belum lama ini.

Di sisi lain, Sugeng mempertanyakan tentang profesionalisme dari TNI. Sebab TNI kembali masuk ke wilayah-wilayah sipil.

Ia juga menyoroti terkait pengamanan konflik di Papua yang tak kunjung selesai. Menurutnya, masalah yang terjadi di Papua terkait Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang sudah dinyatakan sebagai teroris oleh pemerintah, tak kunjung usai.

Problem keamanan yang laten di Papua, apapun namanya ya, masih belum tuntas. Sekarang ngurusin lagi sipil,”

ujar ugeng.

Penempatan TNI ke posisi sipil menurut Sugeng menyimpan rahasia besar. Ia menjelaskan doktrin TNI lebih keras dibanding kepolisian.

Doktrin TNI adalah membabat habis musuh. Kalau dia masuk ke wilayah sipil, doktrin itu tidak bisa hilang. Itu kekhawatiran saya sebagai sipil. Beda dengan polisi, pendekatannya adalah dialog. Itu dipraktekkan dengan cara mereka melakukan penggalangan kelompok-kelompok masyarakat dan bahkan dibiayai,”

Sugeng.

Dalam momen ini, Sugeng juga mengkritisi para politisi sipil di DPR yang dianggap menjadi penyangga kebijakan anti sipil.

Jadi ada satu yang harus saya tuduh untuk saya kritik, yaitu para politisi. Kan praktek negara ini, kemudian postur politik negara ini, dan apa yang terjadi kan tidak lepas dari para politisi di DPR. Politisi ini sipil, tetapi menjadi penopang kebijakan-kebijakan yang anti sipil. Kan runyam jadinya. Runyam nih kita,”

ucap Sugeng menambahkan.

Dirinya menilai, keputusan tersebut memperkuat oligarki politik dan melemahkan perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Ini akan dibabat habis melalui keputusan-keputusan yang demokratis melalui DPR RI. Salah satunya Undang-Undang nomor 3 tahun 2025. Kemudian, salah satu prakteknya ya TNI kemudian terlibat bersama dengan kejaksaan berhadap-hadapan dengan polisi. TNI dengan alasan menjaga keamanan kantor-kantor kejaksaan, dibuatlah Perpres oleh Presiden. Ini ngaco sebetulnya,”

kata Sugeng.

Menurutnya, ruang gerak masyarakat sipil semakin menyempit setelah sebagian kelompok mahasiswa dikooptasi, sementara organisasi masyarakat kian lemah secara politik.

Nah, simple society kita yang kuat kan baru dari LBH, YLBI. Masyarakat kita kemudian sebetulnya telah lumpuh secara politis, karena hanya menjadi ternak suara aja,”

Ketua IPW, Sugeng.

Tag:EditorialIPWorde baruSugeng Teguh SantosoTNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pusat wisata sekaligus memantau persiapan pengamanan arus balik di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa, 24 Maret 2026.
Nasional

Tinjau Arus Balik di Bali, Kapolri Instruksikan Mitigasi Cuaca Ekstrem

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan optimal dan memitigasi potensi cuaca ekstrem selama periode arus balik Lebaran 2026. Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolri usai meninjau…

By
Adi Briantika
Ivan
4 Min Read
Ilustrasi mudik lebaran dengan kereta (sumber: PT KAI)
Nasional

Arus Balik Membludak: Tiket KA Jarak Jauh Ludes, Penumpang Tembus 101% dari Kapasitas

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, sebanyak 4.195.627 tiket sudah terjual pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Untuk Kereta Api Jarak Jauh tiket yang terjual mencapai 3.616.273 tiket…

By
Anisa Aulia
Dusep
4 Min Read
Alat mengecek darah tinggi.
Kesehatan

Waspada! Penyakit Mengintai Usai Lebaran, Kolesterol dan Gula Darah Melonjak

Lebaran identik dengan hidangan berlemak, bersantan, dan tinggi gula. Pola makan yang berubah drastis selama hari raya, ditambah kebiasaan makan berlebihan, membuat tubuh perlu beradaptasi kembali ke ritme normal. Kondisi…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri temui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
Politik

Megawati Temui Prabowo di Istana Diam-diam Jelang Lebaran, Katanya Bahas Hal Ini…

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka,…

dusep-malik
By
Dusep
5 hari lalu
Gambar ilustrasi
Politik

(Part II) Kelabu Ambang Batas Parlemen 7 Persen: Akal Bulus Elite Kubur Suara Rakyat

Pemerintah dan DPR seharusnya membenahi district magnitude (besaran daerah pemilihan) atau fokus…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 minggu lalu
Gambar ilustrasi
Politik

(Part I) Kelabu Ambang Batas Parlemen 7 Persen: Akal Bulus Elite Kubur Suara Rakyat

Wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi 7 persen…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 minggu lalu
PDIP keluarkan instruksi antisipasi dampak kenaikan harga minyak dunia.
Politik

Waspada Dampak Perang Timur Tengah, PDIP Keluarkan Instruksi Darurat ke Kader Daerah

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan surat instruksi kepada para kadernya di…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up