Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 6 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Anggaran Terbatas, Status Bencana Nasional Banjir Sumatera Tertahan
Daerah

Anggaran Terbatas, Status Bencana Nasional Banjir Sumatera Tertahan

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Desember 2, 2025 5:57 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Bencana longsor di Tapanuli Selatan
Bencana longsor di Tapanuli Selatan (ANTARA FOTO/Yudi Manar/agr)
SHARE

Pemerintah tak juga menetapkan status bencana nasional atas banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Keterbatasan anggaran disebut menjadi penyebab pemerintah enggan menetapkan status bencana nasional.

Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menyatakan pemerintah seharusnya sudah menetapkan status bencana nasional atas banjir dan tanah longsor di Sumatera.

Harusnya sudah ditetapkan status bencana nasional karena korban jiwa lebih dari 600 orang, dan kerugian ekonomi menembus Rp68,6 triliun,”

Bhima kepada owrite Selasa, 2 Desember 2025.

Bhima menjelaskan, satu-satunya alasan pemerintah tak kunjung menetapkan status bencana nasional karena keterbatasan anggaran.

Sebab anggaran hasil efisiensi tahun ini sudah terlanjur diberikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga menyebabkan anggaran tanggap bencana turun signifikan.

Alasan kenapa pemerintah tidak mau naikkan status bencana nasional karena anggaran sudah akhir tahun dan terlanjur hasil efisiensi masuk ke program seperti MBG. Hasilnya anggaran untuk tanggap bencana berkurang signifikan. Bahkan anggaran BNPB terendah dalam 18 tahun terakhir,”

Bhima.

Sikap pemerintah yang enggan menetapkan status bencana nasional satu-satunya alasan yang masuk akal adalah soal keterbatasan anggaran,”

Bhima.

Sebagai catatan, BNPB pada 2024 mendapatkan alokasi sebesar Rp4,92 triliun, namun turun separuhnya pada 2025 yang hanya sebesar Rp2,01 triliun. Sedangkan tahun 2026 alokasi kembali turun sebesar Rp491 miliar.

Untuk itu, Bhima meminta kepada pemerintah agar anggaran MBG 2026 yang dialokasikan sebesar Rp335 triliun dipangkas, dan dikembalikan ke pos belanja yang terkena efisiensi.

Anggaran MBG sebesar Rp335 triliun harus dipangkas dan dikembalikan ke pos belanja yang terkena efisiensi, termasuk dana tanggap bencana hingga dana transfer daerah. Sebagian besar daerah tidak dapat melakukan tanggap bencana secara cepat akibat efisiensi anggaran,”

Bhima.

Bhima menilai, kapasitas daerah menjadi kunci agar penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat. Menurutnya tidak adil saat sumber daya alam di Sumatera banyak dinikmati pemerintah pusat, sedangkan daerah mengalami pemangkasan anggaran akibat efisiensi.

Ini tidak adil ya, sumber daya alam baik tambang dan sawit banyak dinikmati pusat, sementara daerah dan institusi tanggap bencana seperti BNPB dan Basarnas alami pemangkasan anggaran. Pemerintah pusat harus tanggung jawab dengan cara percepat penyaluran bantuan dan rekonstruksi pasca bencana, ya jalan yang paling dekat harus jadi status bencana nasional dulu,”

Bhima.

Adapun dalam laporan terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Selasa, 2 Desember 2025, tercatat 604 orang meninggal dunia dan 464 orang masih dinyatakan hilang akibat banjir dan tanah longsor di Sumatera.

Selain itu, sekitar 2.600 warga mengalami luka-luka, sementara lebih dari 1,5 juta jiwa terdampak bencana ini. Tingginya intensitas hujan selama beberapa hari menyebabkan kerusakan luas dan gelombang pengungsian massal.

Tag:AnggaranBanjir dan LongsorBhima YudhistiraEditorialStatus Bencana
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pelantikan Pejabat Ditjen Pajak. (Sumber: Youtube/Kemenkeu)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Rombak 40 Jajaran Ditjen Pajak: Buat Memperbaiki Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merombak, 40 pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Perombakan ini dilakukan Purbaya untuk memperbaiki citra DJP di mata masyarakat. Purbaya mengatakan, perombakan ini bukan…

By
Anisa Aulia
Dusep
5 Min Read
Titik pusat gempa magnitudo 6,4 di laut pada kedalaman 58 kilometer di tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur
Daerah

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan M6,2: Dipicu Subduksi Lempeng, 21 Gempa Susulan

Plh. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menjelaskan gempa bumi yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hingga jam 09:00 pagi…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
4 Min Read
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi perkara suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Orlando Hamongan (kanan) dan Rizal Fadillah (kiri) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Hukum

Terkuak, Pejabat Bea Cukai Sewa Safe House Simpan Hasil Kejahatan Korupsi Importasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menyewa tempat khusus untuk menyimpan uang hingga barang hasil korupsinya. Pejabat Bea Cukai mendapat suap dari PT Blueray…

By
Rahmat
Dusep
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Kebocoran Gas Asam Nitrat
Daerah

Kebocoran Gas Asam Nitrat di PT Vopak Cilegon, Puluhan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebuah video yang beredar di media sosial X memperlihatkan kawasan industri PT…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
4 hari lalu
Ketua Panja Pemasyarakat Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso
Daerah

DPR Endus Dugaan Aparat Lapas Bekingi Peredaran Narkoba

Dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum aparat lapas dan rutan, termasuk dugaan membekingi…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
4 hari lalu
Warga berjalan menuju kamar mandi hunian sementara (Huntara) Danantara di Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh
Daerah

Pemerintah Tambah 111 Unit Huntara di Aceh Tamiang

Pemerintah akan menambahkan 111 unit unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
4 hari lalu
Kiper PSIR Rembang, Raihan Alfariq, menerjang pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas di Liga 4 Jawa Tengah. (Dokumen istimewa)
Daerah

(Part II) Liga 4 Brutal Penuh kekerasan: Saat Impian jadi Pemain Profesional Dibayangi jadi Penghuni “Kuburan”

Selain regulasi, sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan sepak bola juga menjadi hal…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up