Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 25 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Dampak Bencana Sumatera ke Laju Ekonomi RI
Ekonomi Bisnis

Dampak Bencana Sumatera ke Laju Ekonomi RI

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Desember 3, 2025 11:14 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Ilustrasi Sejumlah warga melintas di dekat mobil warga yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh
Ilustrasi Sejumlah warga melintas di dekat mobil warga yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz)
SHARE

Banjir bandang dan tanah longsor telah memporak-porandakan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 753 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 650 warga masih hilang hingga Rabu, 3 Desember 2025.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, banjir dan tanah longsor telah menyebabkan kerusakan bangunan yang masif, serta memutus akses di berbagai titik.

Hasil studi Center of Economic and Law Studies (Celios) menunjukkan, bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera pada periode November 2025 diprediksi menimbulkan kerugian ekonomi nasional sebesar Rp68,67 triliun. 

Kerugian itu mencakup kerusakan rumah penduduk, kehilangan pendapatan rumah tangga, rusaknya fasilitas infrastruktur jalan dan jembatan, serta kehilangan produksi lahan pertanian.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet mengakui banjir dan tanah longsor di Sumatera memang akan menimbulkan gangguan terhadap aktivitas ekonomi. Namun, gangguan itu hanya bersifat pada ekonomi wilayah tersebut.

Secara umum, banjir dan tanah longsor di Sumatera, khususnya di wilayah Sumatera bagian utara, memang menimbulkan gangguan terhadap aktivitas ekonomi setempat. Sektor yang paling terdampak biasanya perdagangan lokal, mobilitas barang, dan aktivitas harian usaha kecil,”

Yusuf kepada owrite Rabu, 3 Desember 2025.

Yusuf menilai, dampak terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025  secara nasional akan cenderung terbatas. Sebab sebagian ekonomi kuartal IV sudah terealisasi sebelum bencana terjadi. 

Sebagian besar aktivitas ekonomi kuartal IV sudah terealisasi sebelum bencana terjadi, sehingga gangguan yang muncul lebih terasa pada level regional ketimbang langsung menggerus angka pertumbuhan nasional secara signifikan,”

Yusuf.

Meski dampaknya cenderung terbatas, Yusuf mendesak pemerintah responsif memenuhi kebutuhan darurat, menyalurkan bantuan bagi rumah tangga terdampak, dan mempercepat pemulihan infrastruktur dasar.

Lambannya respons pemerintah justru dikhawatirkan akan berdampak ke ekonomi kuartal berikutnya.

Respons yang cepat dan terkoordinasi akan membantu menahan dampak lanjutan di wilayah Sumatera bagian utara dan mencegah gangguan ekonomi itu terbawa ke kuartal berikutnya,”

Yusuf.

Sementara itu, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan bencana di Sumatera berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tiga provisi tersebut mencapai 7,8 persen terhadap ekonomi nasional.

Kalau kita lihat dampak banjir di Sumatera terhadap PDB, itu kalau one-off eventnya ini sendiri itu perkiranya antara minus 0,08 sampai dengan 0,12 percentage point,”

Andry dalam acara Economy Outlook Kuartal IV.

Andry menuturkan, sebelum bencana terjadi pertumbuhan ekonomi 2025 diperkirakan sebesar 5,1 persen. Namun, kini memunculkan risiko bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut tidak akan mencapai 5,1 persen.

Jadi kalau tadi kita lihat ekspektasi di 5,1 persen pertumbuhan ekonomi, ya memang ada downside risknya. Memang perhitungannya adalah baru terjadi di pertengahan atau di awal bulan Desember ini, ini kalkulasinya tentu saja rolling terus ya, karena kan memang kejadiannya baru dan tentunya memang estimasi dari dampak terhadap ekonominya akan sangat terus di-update ya,”

Andry dalam acara Economy Outlook Kuartal IV.

Kerugian Ekonomi Bencana Sumatera

Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira dalam laporannya membeberkan terdapat lima jenis kerugian ekonomi akibat bencana banjir Sumatra.

Pertama kerugian rumah dengan masing-masing mencapai Rp30 juta per rumah. Kedua kerugian jembatan dengan masing-masing biaya pembangunan kembali jembatan sebesar Rp1 miliar.

Ketiga kerugian pendapatan keluarga sesuai dengan  pendapatan rata-rata harian masing-masing provinsi dikali dengan 20 hari kerja, keempat kerugian lahan sawah dengan kehilangan mencapai Rp6.500 per kg dengan asumsi per hektar dapat menghasilkan 7 ton. Serta kelima perbaikan jalan per 1000 meter mencapai Rp100 juta.

Secara nasional, terjadi dampak penurunan produk domestik bruto mencapai Rp68,67 triliun atau setara dengan 0,29 persen,”

Bhima dalam studinya.

Adapun secara spesifik, Provinsi Aceh diperkirakan menderita kerugian sebesar Rp2,2 triliun, Sumatera Utara senilai Rp2,07 triliun, dan Sumatera Barat Rp2,01 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah siap menambah anggaran untuk penanganan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Ia mengaku, anggaran tersebut sudah disediakan oleh Kementerian Keuangan.

BNPB ini masih ada Rp500 miliar lebih, di BNPB yang siap. Terus kalau nanti butuh dana tambahan kita siap juga menambah, dan sudah ada anggarannya,”

Purbaya di Park Hyatt, Jakarta.

Terkait berapa besaran dana yang akan dialokasikan oleh pemerintah untuk bencana tersebut. Purbaya mengatakan bahwa besaran anggaran akan disesuaikan dengan permintaan BNPB.

Ini tergantung permintaan BNPB, kan Anda tahu saya kaya. Tapi uangnya cukup, tinggal BNPB mengajukan ABT (Anggaran Belanja Tambahan) ke kita, nanti kita proses,”

Purbaya.

Purbaya menuturkan, alokasi anggaran tersebut bersumber dari pos darurat bencana. Dia mengatakan bahwa anggaran yang disiapkan akan cukup hingga masa rehabilitasi atau proses pemulihan usai bencana.

Pos darurat bencana kalau nggak salah, ada. Yang jelas, saya lupa kayaknya darurat bencana ada gitu,”

Purbaya.
Tag:Banjir dan LongsorBencanaPertumbuhan EkonomisumateraYusuf Rendy Manilet
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pengunjung menyaksikan penampilan The Mystical Kecak Dance di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta
Hype

TMII Jadi Primadona Libur Lebaran, Targetkan 140 Ribu Pengunjung

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) masih jadi destinasi wisata yang menjadi favorit wisatawan di momen libur Lebaran. Corporate Communication TMII, Ken Elsa mengatakan memasuki hari keempat libur Lebaran, kunungan wisatawan…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Beri Yaqut Tahanan Rumah, KPK Turun Derajat Jadi Penegak Hukum “Biasa Saja”

Wacana dan keputusan pemberian status tahanan rumah bagi tersangka kasus tindak pidana korupsi menuai kritik. Langkah ini dinilai sebagai preseden buruk yang menunjukkan merosotnya taji Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga…

By
Adi Briantika
Dusep
5 Min Read
Pekerja menyelesaikan pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Mangasa, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2/2026). Pemerintah menargetkan 60 ribu Koperasi Merah Putih dapat beroperasi hingga akhir Desember 2026.
Nasional

Polemik 30 Ribu SPPI Kemhan: Waspada Celah Hukum Korupsi dan Kemunduran Reformasi

Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, menyorot rencana Kementerian Pertahanan merekrut 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih  Selain masalah sosiologis di desa, kebijakan…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Ojek Online. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
Ekonomi Bisnis

Dibalik Hemat Energi dari WFH, Berikut Ini Sejumlah Dampak Negatif ke Ekonomi RI

Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
30 menit lalu
Petugas di SPPG saat menyiapkan menu MBG. (Sumber: Dok. BGN)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Meroket, Purbaya Sebut Ada Opsi MBG Dipangkas dan Hemat Rp40 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan efisiensi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
43 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Siap-siap Usai Filipina Umumkan Darurat Energi Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. sudah mengumumkan status darurat energi nasional di…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
56 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

WFH ASN Diterapkan Jumat, Purbaya: Waktu Kerja Pendek, Pagi Olahraga Sore Leyeh-leyeh

Pemerintah akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up