Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Lampaui Efisiensi, PHE Berhasil Hemat Anggaran Rp11 Triliun Lebih pada 2025
Ekonomi Bisnis

Lampaui Efisiensi, PHE Berhasil Hemat Anggaran Rp11 Triliun Lebih pada 2025

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 15, 2026 3:14 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Pengeboran Onshore Milik Pertamina. (Sumber: Dok. PHE)
Pengeboran Onshore Milik Pertamina. (Sumber: Dok. PHE)
SHARE

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat realisasi efisiensi biaya (cost optimization) sebesar US$635 juta atau setara dengan Rp11,1 triliun sepanjang 2025 melalui program Optimus. Angka tersebut melampaui target perusahaan yang dipatok sebesar US$250 juta (Rp4,3 triliun).

Daftar isi Konten
  • Siapkan Strategi Baru
  • Peluang Kenaikan Harga Minyak

Capaian efisiensi itu juga berkontribusi sekitar 57 persen terhadap total cost optimization di lingkungan PT Pertamina (Persero) serta mengantarkan Subholding Upstream Pertamina meraih predikat Grand Champion Optimus 2025.

Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah, mengatakan keberhasilan tersebut ditopang implementasi program efisiensi yang berjalan konsisten di seluruh lini perusahaan.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa di tengah berbagai tantangan, kita tetap mampu menghadirkan kinerja unggul melalui disiplin eksekusi dan semangat perbaikan berkelanjutan,”

kata Whisnu dalam kegiatan OPTIMUS Award 2025 & Kick Off 2026 di Jakarta, dikutip Jumat, 15 Mei 2026.
Perwira Pertamina mengecek instalasi kilang minyak. (Sumber: Dok. PHE)
Perwira Pertamina mengecek instalasi kilang minyak. (Sumber: Dok. PHE)

Siapkan Strategi Baru

Memasuki 2026, PHE juga menyiapkan strategi baru di tengah ruang optimalisasi yang dinilai semakin terbatas dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). 

Selain itu, mayoritas lapangan migas yang dikelola perusahaan berada dalam fase mature dan mengalami penurunan produksi (declining), sehingga meningkatkan tantangan operasional.

Komisaris PHE Nanang Untung, mengungkapkan bahwa perusahaan akan berfokus pada tiga pilar utama, yakni revenue growth, efisiensi, dan cost avoidance untuk menjaga kinerja bisnis hulu migas.

Lapangan yang kita kelola sebagian besar sudah mature dan declining. Ini membuat tantangan semakin besar, namun sekaligus membuka peluang untuk melakukan optimalisasi yang lebih kreatif dan terukur,”

ujar Nanang.

Peluang Kenaikan Harga Minyak

Menurut dia, potensi kenaikan harga minyak dunia dan meningkatnya kebutuhan energi nasional masih menjadi peluang bagi perseroan untuk menopang pertumbuhan kinerja. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimaksimalkan melalui inovasi dan strategi operasional yang lebih adaptif.

Program Optimus sendiri telah berjalan selama enam tahun di lingkungan Subholding Upstream Pertamina. Melalui program tersebut, PHE mendorong penguatan budaya inovasi dan efisiensi secara menyeluruh di internal perusahaan.

Selain fokus pada efisiensi, PHE menyatakan tetap melanjutkan investasi bisnis hulu migas berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Tag:EfisiensiHarga MinyakmigaspertaminaPHERKAPSubholding Upstream Pertamina
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
1
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
2
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
3
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
4
Trump Klaim China Sepakat Beli Minyak AS, Harga Minyak Terbang ke US$107,30 per Barel
By Anisa Aulia
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
5

BERITA LAINNYA

Konglomerat Prajogo Pangestu. (Sumber: Barito Pasific)
Ekonomi Bisnis

Prajogo Pangestu Lepas 1 Miliar Saham CUAN, Biar Apa?

Konglomerat RI Prajogo Pangestu kembali melepas saham miliknya di PT Petrindo Jaya…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
21 menit lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Keok’ ke Level Rp17.600 per Dolar AS, Ekonom Minta BI Tak Kerek Suku Bunga

Nilai tukar rupiah akhir-akhir ini mengalami pelemahan, dan telah menyentuh level terdalam…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
47 menit lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?

Nilai tukar rupiah terus menunjukkan pelemahan, dan menempatkannya sebagai salah satu mata…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
Ekonomi Bisnis

Trump Klaim China Sepakat Beli Minyak AS, Harga Minyak Terbang ke US$107,30 per Barel

Harga minyak dunia naik pada Jumat, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up