Jakarta International Stadium (JIS) kembali menjadi sorotan setelah kondisi rumputnya terus menuai kritik. Venue megah yang seharusnya menjadi kebanggaan ibu kota itu kerap bermasalah, terutama setelah digunakan untuk berbagai kegiatan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai persoalan yang tak kunjung selesai tersebut.
Ia menegaskan bahwa JIS merupakan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sehingga pengelolaannya tidak bisa sembarangan.
Meski berada di bawah kewenangan Pemprov, Erick menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak menutup mata. Jika situasinya mendesak, Kemenpora siap memberikan dukungan.
Nanti kita bahas dalam Sport Summit. Gubernur Pramono akan hadir,”
Erick.
Ia juga menyebut bahwa ada peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk membantu pengelolaan aset-aset olahraga di Jakarta, termasuk JIS.
Persoalan JIS rencananya akan dibicarakan dalam Indonesia Sports Summit 2025 yang berlangsung pada 6–7 Desember di Indonesia Arena.
Forum ini juga menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur olahraga.
Erick memastikan bahwa Gubernur Pramono Anung memiliki komitmen kuat untuk memperbaiki fasilitas olahraga di Jakarta.
Kita dari Kemenpora tentu mendukung,”
Erick.
Keluhan Persija: Rumput Mudah Rusak
JIS kembali menjadi sorotan karena rumput stadion membutuhkan waktu pemulihan yang lama setelah digunakan. Persija Jakarta, sebagai pengguna reguler, sering mengeluhkan kondisi tersebut.
Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief atau Bung Ferry, menyebut bahwa lapangan bisa rusak hanya dengan dua laga kandang beruntun.
Tanpa konser pun, dua pertandingan beruntun sudah berisiko merusak rumput,”
Ferry.
Ia menilai perlu evaluasi besar-besaran terkait jenis rumput dan media tanam di JIS.
Musim ini, Persija hanya tiga kali tampil di JIS, yakni menghadapi Persita Tangerang, Malut United, dan terakhir melawan Bali United akhir September lalu.
Pramono Anung Siap Ambil Langkah Berani
Menurut Bung Ferry, Gubernur Pramono Anung telah memberikan sinyal kuat untuk melakukan perombakan.
Kalau harus beli alat, beli. Kalau harus ganti, ganti. Ini kesempatan untuk memperbaiki,”
Ferry.
Hal ini membuka peluang besar bahwa JIS dapat menjalani perbaikan signifikan dalam waktu dekat, demi kenyamanan klub dan kualitas pertandingan.
