Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Purbaya Batal Kenakan Cukai Minuman Berpemanis pada 2026
Ekonomi Bisnis

Purbaya Batal Kenakan Cukai Minuman Berpemanis pada 2026

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Desember 8, 2025 5:57 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2025). (Foto Antara)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa batal menerapkan pungutan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) pada 2026. Keputusan ini diambil mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional yang dinilai belum membaik.

Purbaya mengatakan, tak jadinya MBDK dikenakan cukai lantaran ekonomi masyarakat dinilai belum cukup kuat.

Untuk minuman manis dalam kemasan, kenapa saya tidak presentasikan sekarang, memang kami belum akan menjalankannya. Kami akan jalankan dan mulai memikirkannya ketika ekonomi sudah dalam keadaan lebih baik dari sekarang,”

ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin, 8 Desember 2025.

Bendahara Negara menyatakan, pengenaan cukai MBDK akan dilakukan jika ekonomi RI tumbuh lebih dari 6 persen. Diketahui, pada kuartal III-2025 perekonomian Indonesia tercatat ada di angka 5,04 persen secara year on year (yoy).

Saya pikir kalau ekonomi sudah tumbuh 6 persen lebih, kami akan datang ke sini untuk mendiskusikan cukainya seperti apa yang pantas diterapkan. Kalau sekarang, saya pikir ekonomi masyarakat belum cukup kuat,”

jelas Purbaya.

Adapun rencana pengenaan cukai MBDK dilakukan pemerintah untuk mengendalikan konsumsi masyarakat. Bahkan, pengenaan cukai MBDK sudah tercantum dalam APBN 2026, dengan target penerimaan sebesar Rp7 triliun.

Sudah, itu ditargetkan Rp7 triliun (di penerimaan 2026),”

katanya.

Tarif Cukai MBDK Lagi Dihitung

Sebelumnya, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu mengatakan pemerintah akan mempertimbangkan praktik dan besaran tarif di negara-negara ASEAN, dalam menetapkan cukai MBDK.

Febrio menyebut, saat ini terdapat tujuh negara di Asia Tenggara yang sudah menerapkan cukai MBDK. Rata-rata tarif MBDK yang diterapkan sekitar Rp1.771 per liter.

Di Asia Tenggara misalnya, terdapat tujuh negara yang sudah memberlakukan MBDK ini Kamboja, Laos, Brunei, Thailand, Filipina, Malaysia, Timor Leste. Rata-rata yang diterapkan di kawasan ASEAN itu sekitar Rp1.771 per liter,”

ujar Febrio di Jakarta, dikutip Selasa 18 November 2025.

Dengan itu kata Febrio, Indonesia akan merujuk pada negara ASEAN dalam menetapkan besaran tarif cukai. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menambah penerimaan negara, tapi sekaligus mengendalikan konsumsi gula masyarakat.

Nah ini nanti akan tentunya menjadi acuan supaya kita bisa melihat pentahapannya ketika kita punya ruang untuk menetapkan ini sebagai sumber penerimaan negara juga. Tapi sekaligus sebagai instrumen untuk mengendalikan konsumsi,”

jelasnya.

Tag:EkonomiHeadlineminuman berpemanispurbaya yudhi sadewaTarif Cukai
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Tori Tamago Sando
Hype

Resep Tori Tamago Sando, Jajan Hits di Minimarket Jepang

Tori tamago sando salah satu jajanan yang cukup populer di minimarket Jepang. Makanan ini digemari karena rasanya enak, gurih, dan pastinya praktis. Tori tamago sando juga disebut sebagai sandwich kekinian…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Ilustrasi Perpanjang Masa Aktif Telkomsel
Hype

4 Cara Perpanjang Masa Aktif Telkomsel dengan Mudah dan Cepat

Cara perpanjang masa aktif Telkomsel harus segera dilakukan agar nomor kamu tidak hangus. Kini, cara perpanjang masa aktif Telkomsel semakin mudah karena bisa dilakukan melalui berbagai metode. Mulai dari isi…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Ilustrasi Virus
Kesehatan

Kronologi Wabah Misterius di Kapal Pesiar Hingga Tewaskan 3 Penumpang

Diduga, salah satu penumpang terinfeksi saat mengikuti wisata darat sebelum naik kapal, lalu menyebarkan virus di lingkungan kapal yang tertutup. Perjalanan kapal yang membawa 147 penumpang dan awak ini melintasi…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Gedung Perkantoran di SCBD Jakarta. (Sumber: Unsplash/Bayu Syaits)
Ekonomi Bisnis

Pasar Properti Jakarta Bangkit, Tingkat Hunian Kantor Tembus 76 Persen

Riset CBRE Indonesia mengungkapkan, pasar properti di Jakarta menunjukkan pemulihan yang semakin…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
Joint Declaration of Intent (JDI) oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Presiden Airbus Asia-Pacific Anand Stanley di Kantor Bappenas, Jakarta. (Sumber: Humas Bappenas)
Ekonomi Bisnis

RI Gandeng Airbus, Industri Dirgantara Didorong Tembus Pasar Global

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas resmi bekerja sama dengan Airbus memperkuat ekosistem…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
7 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Aktifkan Bond Stabilization Fund Buat Selamatkan Rupiah, Efektifkah?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mengaktifkan dana stabilisasi obligasi atau Bond…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
11 jam lalu
Kendaraan road train PT Sanggar Sarana Baja (SSB). (Sumber: Dok. SSB)
Ekonomi Bisnis

Produk Lokal “Naik Kelas”, Road Train SSB Kuasai Pasar Tambang Internasional

Inovasi kendaraan tambang buatan dalam negeri kembali mencuri perhatian global. PT Sanggar…

dusep-malik
By
Dusep
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up