Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 10 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pakar IPB Sebut Dampak Sosial Pascabencana Sumatera Lebih dari Sekadar Kerusakan Fisik
Nasional

Pakar IPB Sebut Dampak Sosial Pascabencana Sumatera Lebih dari Sekadar Kerusakan Fisik

iren natania longdongIvan OWRITE
Last updated: Desember 10, 2025 10:38 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
8 bulan lalu
Share
Warga berjalan di desa yang luluh lantak pascabanjir di Desa Bundar, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh
Warga berjalan di desa yang luluh lantak pascabanjir di Desa Bundar, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh (ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/mrh/foc)
SHARE

Bencana alam yang melanda wilayah Sumatera tidak hanya merusak fisik rumah warga, tetapi juga menghancurkan jalinan sosial yang menjadi identitas dan kekuatan desa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pakar Sosiologi Pedesaan IPB University, Ivanovich Agusta, yang menyoroti dampak sosial pascabencana yang kerap luput dari perhatian publik.

Bencana bukan hanya merusak fisik rumah, tetapi juga merusak sistem sosial yang menjaga kerekatan dan identitas desa,”

Ivanovich dalam keterangannya, Rabu 10 Desember 2025.

Pakar Sosiologi itu menekankan bahwa kerusakan sosial seringkali berdampak lebih panjang daripada kerusakan fisik.

Pascabencana, masyarakat desa menghadapi disrupsi mendadak dalam struktur sosial dan relasi antarwarga. Salah satu dampak nyata adalah dislokasi sosial, yakni hilangnya ruang-ruang komunal seperti balai desa, musala, pasar, hingga jalan, tempat interaksi sosial selama ini berlangsung.

Ketika ruang-ruang itu hilang, ritme kehidupan desa terputus. Interaksi melemah, komunikasi terganggu, dan solidaritas sosial ikut teruji,”

Ivanovich.

Selain itu, bencana memunculkan tekanan psikososial berupa rasa takut, trauma, dan ketidakpastian masa depan, yang berdampak pada menurunnya semangat kerja dan partisipasi warga dalam kehidupan sosial.

Bahkan, pranata sosial desa pun terganggu, seperti jadwal tanam petani, kegiatan kelompok tani, arisan, posyandu, hingga aktivitas keagamaan, terhenti sementara karena kerusakan wilayah dan keterbatasan akses.

Terhentinya pranata sosial ini sangat melemahkan integrasi masyarakat desa. Padahal di situlah kekuatan sosial warga selama ini berada,”

Ivanovich.

Ia pun menekankan bahwa anak-anak, perempuan, lansia, dan petani menjadi kelompok yang paling rentan terdampak. Anak-anak kehilangan rasa aman sekaligus akses pendidikan.

Perempuan pada akhirnya memikul beban ganda, dari mengurus kebutuhan keluarga hingga memastikan keselamatan anak dan lansia dalam kondisi terbatas.

Sementara lansia menghadapi keterbatasan mobilitas, penyakit bawaan, dan ketergantungan pada keluarga.

Petani menanggung dampak terberat dalam jangka panjang akibat lahan rusak, irigasi hancur, ternak hilang, serta berhentinya siklus produksi. Kerentanan petani ini bersifat ekologis sekaligus sosial-ekonomi,”

Ivanovich.

Rentan Konflik Sosial

Ivanovich juga mengingatkan adanya potensi konflik sosial dan kecemburuan dalam distribusi bantuan akibat ketidakjelasan data korban, minimnya transparansi, serta bantuan yang belum merata dan tidak selalu sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam situasi bencana, kelelahan psikologis membuat masyarakat lebih sensitif. Ketimpangan kecil saja bisa memicu kecemburuan sosial,”

Ivanovich.

Ia menambahkan, keterlibatan pemimpin lokal terkadang dipersepsikan negatif bila dianggap memprioritaskan kelompok atau kerabat tertentu. Meski demikian, bencana bisa menjadi momen tumbuhnya solidaritas.

Gotong royong biasanya sangat kuat di fase awal bencana, ketika warga saling menyelamatkan dan membantu. Namun dalam jangka menengah, kelelahan kolektif dan ketidakpastian pemulihan dapat melemahkan solidaritas,”

Ivanovich.

Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah juga sangat bergantung pada kecepatan, ketepatan, dan transparansi respons bencana.

Jika bantuan cepat dan adil, kepercayaan menguat. Jika lambat dan tidak jelas, yang muncul justru frustrasi dan apatisme,”

Ivanovich.

Menurut Ivanovich, pemulihan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan pemulihan psikososial, pengaktifan kembali pranata sosial, pendataan transparan dan partisipatif, pemulihan mata pencaharian warga, penguatan peran pemerintah desa, serta pembangunan sistem mitigasi dan kesiapsiagaan berbasis komunitas.

Bencana bukan hanya soal hari ini, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kembali ketahanan sosial desa untuk masa depan,”

Pakar Sosiologi Pedesaan IPB University.
Tag:Dampak SosialKerusakan FisikPakar IPBPasca Bencanasumatera
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit Diaudit
By Syifa Fauziah
Ilustrasi koridor rumah sakit penuh sesak.
1
Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal Panggil Dokter Nirempati
By Syifa Fauziah
Ilustrasi kritik sikap nirempati tenaga medis terhadap keluhan pasien BPJS.
2
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
Anak Sering Bawa Pulang MBG untuk Ibunya, BGN Kini Perketat Larangan
By Rika Pangesti
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 106162, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
4
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Sekretaris Utama BNPB Rustian menyerahkan kunci rumah hunian tetap mandiri kepada warga terdampak bencana Siklon Senyar wilayah Sumatra Barat, 10 Juli 2026.
Nasional

BNPB Serahkan Huntap Mandiri Sumbar: Tipe 36, Teknologi Mirip Lego

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian menyerahkan kunci rumah hunian…

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
By
Adi Briantika
Amin Suciady
6 jam lalu
Ilustrasi promosi vape dan potensi eksploitasi anak.
Nasional

Racun Manis di Layar Kaca: KPAI Sorot Eksploitasi Terselubung Anak dalam Promosi Vape

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Subklaster Perlindungan Anak di Ruang Digital…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
10 jam lalu
Ilustrasi vape dan perlindungan anak.
Nasional

Demi Cuan Ekonomi Kreator, KPAI Minta Anak Tak Diubah Jadi ‘Alat Jualan’ Vape

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Subklaster Perlindungan Anak di Ruang Digital…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
12 jam lalu
Ilustrasi koridor rumah sakit penuh sesak.
Nasional

Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit Diaudit

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto menyorot…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up