Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Filipina Bantah Jadi Markas Latihan Teroris Usai Tragedi Bondi
Internasional

Filipina Bantah Jadi Markas Latihan Teroris Usai Tragedi Bondi

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Desember 18, 2025 10:44 am
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Penembakan masal terjadi di area wisata Pantai Bondi, Sydney Australia
Penembakan masal terjadi di area wisata Pantai Bondi, Sydney Australia (Foto: Instagram Bondi Beach)
SHARE

Pemerintah Filipina secara resmi menepis isu yang menyebut negaranya dijadikan lokasi pelatihan teroris, menyusul terungkapnya fakta bahwa pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, sempat berada di wilayah Filipina.

Daftar isi Konten
  • Pelaku Sempat Masuk Filipina
  • Tidak Ada Aktivitas Pelatihan Teror

Penegasan tersebut disampaikan sehari setelah otoritas Australia mengungkap bahwa pelaku menghabiskan waktu di kawasan selatan Filipina pada November lalu.

Dalam konferensi pers Rabu 17 Desember 2025, juru bicara kepresidenan Filipina Claire Castro menyatakan Presiden Ferdinand Marcos Jr. dengan tegas menolak generalisasi yang menggambarkan Filipina sebagai pusat pelatihan kelompok teroris ISIS.

Presiden menolak keras narasi yang mengeneralisasi dan mencap Filipina sebagai markas pelatihan ISIS. Hingga kini tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut,”

Castro sambil membacakan pernyataan Dewan Keamanan Nasional, seperti dilansir dari AFP.

Ia menambahkan, tidak ditemukan laporan valid yang menunjukkan pelaku penembakan Pantai Bondi menerima bentuk pelatihan teroris apa pun selama berada di Filipina.

Pelaku Sempat Masuk Filipina

Sebelumnya, kantor imigrasi Filipina mengonfirmasi bahwa Sajid Akram dan putranya Naveed Akram, yang terlibat dalam aksi penembakan menewaskan 15 orang, masuk ke Filipina pada 1 November.

Keduanya tercatat menuju Davao, sebuah provinsi di Pulau Mindanao, wilayah yang memang memiliki sejarah panjang konflik bersenjata dan pemberontakan Islamis.

Otoritas Australia kini tengah mendalami kemungkinan bahwa ayah dan anak tersebut sempat menjalin kontak dengan jaringan ekstremis selama berada di Filipina.

Namun, militer Filipina menegaskan bahwa kekuatan kelompok bersenjata Islam di Mindanao telah melemah secara signifikan sejak pengepungan Marawi beberapa tahun lalu.

Pertempuran selama lima bulan itu melibatkan militer Filipina melawan kelompok Maute dan Abu Sayyaf yang berafiliasi dengan ISIS, menewaskan lebih dari 1.000 orang dan menyebabkan eksodus besar-besaran warga sipil.

Tidak Ada Aktivitas Pelatihan Teror

Juru bicara militer Filipina, Kolonel Francel Padilla, menyatakan bahwa sejak awal 2024 tidak ada aktivitas teror besar maupun pelatihan militan yang terdeteksi.

Kelompok-kelompok tersebut sudah terpecah dan kehilangan struktur kepemimpinan. Kami tidak mencatat adanya operasi atau pelatihan teroris skala besar,”

Padilla.

Senada dengan itu, Kolonel Xerxes Trinidad menilai durasi kunjungan pelaku yang hanya sekitar satu bulan tidak cukup untuk menjalani pelatihan militer yang signifikan.

Pelatihan senjata atau taktik tempur tidak mungkin diperoleh hanya dalam waktu 30 hari,”

Padilla.

Meski demikian, analis keamanan berbasis di Manila Rommel Banlaoi mengingatkan bahwa ancaman ekstremisme di Mindanao belum sepenuhnya sirna.

Menurutnya, meski banyak kelompok dalam kondisi terdesak, masih terdapat kamp-kamp pelatihan kecil yang aktif, terutama di wilayah Mindanao bagian tengah.

Kelompok-kelompok ini memang melemah, tetapi belum sepenuhnya lenyap. Mereka tetap menjaga jaringan lokal dan global, terutama melalui komunikasi daring,”

Banlaoi.


Tag:Claire CastroFilipinaPenembakan MassalTerorisTragedi Bondi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Internasional

Trump Ancam Hancurkan Fasilitas Listrik, Iran Ancam Balik Serang Infrastruktur AS

Iran menyatakan siap mengambil tindakan balasan jika fasilitas energi mereka diserang. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, pada Minggu 22 Maret 2026. Pernyataan tersebut…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
2 Min Read
Ilustrasi penumpang yang akan berangkat menggunakan kereta
Nasional

Data Terbaru, Kereta Jadi Favorit Pemudik Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat jumlah penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026, mencapai 873.916 orang. Selain tingginya jumlah penumpang, arus…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia
Nasional

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, yang dilaksanakan di 104 lokasi di seluruh Indonesia. Langkah ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung pemerataan akses pendidikan…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Trump Ultimatum Hancurkan Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka!

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ancaman tegas terhadap Iran terkait penutupan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
5 jam lalu
Ilustrasi Maspakai Penerbangan Dunia. (Sumber: Unsplash/ Rocker Sta)
Internasional

Perang AS–Israel Vs Iran Hantam Industri Penerbangan Global, Maskapai Rugi Rp898 Triliun

Para maskapai penerbangan terbesar di dunia telah kehilangan sekitar US$53 miliar atau…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
1 hari lalu
Salat Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur
Internasional

Israel Larang Umat Muslim Palestina Salat Ied di Masjid Al-Aqsa

Otoritas Israel melarang salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
2 hari lalu
Foto by: Middle East Monitor
Internasional

AS Minta Warganya Tinggalkan Arab Saudi Saat Konflik Regional Memanas

Kedutaan Besar AS di Arab Saudi, pada hari Kamis, 19 Maret 2026,…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up