Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 13 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Pemerintah Iran Pecah dari Dalam, Pemimpin Bakal Larikan Diri ke Rusia
Internasional

Pemerintah Iran Pecah dari Dalam, Pemimpin Bakal Larikan Diri ke Rusia

iren natania longdongSyifa Fauziah
Last updated: Mei 13, 2026 5:00 pm
Iren Natania
Syifa Fauziah
Share
Mojtaba Hosseini Khamenei resmi terpilih jadi pemimpin tertinggi Iran mengganti peran sang ayah Ayatollah Ali Khamenei. (Sumber: Iran International)
Mojtaba Hosseini Khamenei resmi terpilih jadi pemimpin tertinggi Iran mengganti peran sang ayah Ayatollah Ali Khamenei. (Sumber: Iran International)
SHARE

Runtuhnya negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah meningkatkan kekhawatiran bahwa tokoh-tokoh senior dalam kepemimpinan Teheran dapat melarikan diri ke Rusia untuk mencari perlindungan.

Kegagalan perundingan terjadi bersamaan dengan pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa menggulingkan rezim Iran kini bisa menjadi hasil yang realistis.

Netanyahu mencatat bahwa pihaknya akan meruntuhkan “kerangka” jaringan proksi teror global Teheran, dan berpotensi mengakhiri pengaruh Hizbullah di kawasan tersebut.

“Seluruh struktur jaringan proksi teroris yang dibangun Iran akan runtuh jika rezim di Iran runtuh,”

kata Netanyahu, dikutip dari Fox News, Rabu, 13 Mei 2026.

Lebih jauh, dengan opsi diplomatik yang mungkin telah habis dan stabilitas rezim yang dipertanyakan, seorang ahli menyarankan strategi keluar yang mungkin dipertimbangkan oleh kepemimpinan mana pun. 

Strategi ini juga mungkin serupa dengan strategi Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang melarikan diri dari Suriah pada 2024 lalu.

“Jika situasinya semakin memburuk, beberapa tokoh senior berpotensi mengikuti jejak lingkaran dalam Bashar al-Assad dan mencari perlindungan di Rusia,”

kata pakar Timur Tengah Saeid Golkar.

Penasihat senior di United Against Nuclear Iran itu juga mencatat bahwa tujuan penerbangan kemungkinan akan bergantung pada pangkat dari pejabat Iran.

Ia menjelaskan bahwa meskipun para komandan tingkat atas seperti Ketua Parlemen Mohammad-Bagher Ghalibaf kemungkinan akan menuju Moskow, tokoh-tokoh berpangkat lebih rendah mungkin akan mencari perlindungan di Irak atau Afghanistan, tempat IRGC mempertahankan koneksi operasionalnya.

“Bagi tokoh-tokoh paling senior, Rusia mungkin akan menjadi tujuan yang paling memungkinkan, seperti yang kita lihat pada Bashar al-Assad,”

kata Golkar, seraya mencatat bahwa banyak pejabat telah memindahkan kekayaan mereka ke jaringan keuangan di luar Iran.

Krisis yang terjadi di Iran saat ini dimulai setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei pada awal tahun 2026 selama dimulainya Operasi Epic Fury.

Meskipun putranya, Mojtaba Khamenei, ditunjuk sebagai penerus, laporan terus menunjukkan bahwa ia mengalami luka parah dalam serangan tersebut dan absen dari negosiasi baru-baru ini.

“Dalam budaya ideologis rezim tersebut, meninggalkan negara selama keruntuhan akan dianggap sebagai pembelotan,”

kata Golkar.

Namun, seiring dengan semakin dalamnya perpecahan militer dan ketidakpastian, mencari perlindungan di Rusia tampaknya semakin menarik bagi mereka yang berada di puncak kekuasaan.

“Mojtaba entah sudah meninggal atau dalam kondisi buruk sehingga tidak dapat mengirim pesan video atau suara.Jika dia meninggal karena luka-lukanya, tidak ada penerus alami yang jelas. Dia adalah kelanjutan dari rezim tersebut,”

beber Golkar.

Meski demikian, sistem di Iran dirancang untuk keberlanjutan selama krisis, dan tujuannya adalah untuk memastikan rezim dapat bertahan bahkan jika lembaga formal rusak, para pemimpin terbunuh, atau pemerintahan sipil berhenti berfungsi.

Tag:Amerika SerikatiranRusia
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Update Kasus Ijazah Palsu: Polisi Segera Rilis Keputusan Kelengkapan Perkara Roy Suryo cs
By Rahmat
Roy Suryo Notodiprojo memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang uji materi pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (23/2/2026).
1
Viral Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi”, DPR Bakal Panggil Pihak Terkait
By Hadi Febriansyah
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
2
Harga Emas Antam Melemah pada Rabu, 13 Mei 2026, Buyback Ikut Anjlok
By Syifa Fauziah
Pramuniaga menunjukkan emas Atntambatangan
3
Ramai Soal Larangan Fotokopi e-KTP, Begini Penjelasan Dukcapil
By Ani Ratnasari
Fotokopi e-KTP
4
Pamer Depan Presiden: Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun dan Jutaan Hektare Lahan Sawit ke Negara
By Rahmat
Penampakan uang Rp 10 triliun hasil penagihan denda administratif oleh Satgas PKH.
5

BERITA LAINNYA

Presiden AS, Donald Trump. (Sumber: whitehouse.gov)
Internasional

Jelang Pertemuan Trump dan Xi, Isu Perang Iran Bakal Dibahas

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dia akan mengangkat isu…

iren natania longdongSyifa Fauziah
By
Iren Natania
Syifa Fauziah
1 jam lalu
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

DPR dan Senat AS Pusing Trump Bakar Rp508 Triliun Buat Perang Lawan Iran, Hasilnya?

Anggota Partai Republik maupun Partai Demokrat yang berada di DPR dan Senat,…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
9 jam lalu
Serangan Rahasia Kilang Minyak Iran
Internasional

UEA Diduga Terlibat Serangan Rahasia terhadap Kilang Minyak Iran

Uni Emirat Arab (UEA) diduga berada di balik sejumlah serangan rahasia terhadap…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
1 hari lalu
Ilustrasi Donald Trump.
Internasional

Jadwal Lengkap Kunjungan Donald Trump di China 14-15 Mei: Dari Bilateral Hingga Jamuan Negara

Amerika Serikat dan China memperkuat hubungan Asia Timur menjelang pertemuan puncak dua…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up