Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 6 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Minta Media Tak Ekspos Kekurangan Pemerintah, KSAD dan Seskab Didesak Minta Maaf
Nasional

Minta Media Tak Ekspos Kekurangan Pemerintah, KSAD dan Seskab Didesak Minta Maaf

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: Desember 21, 2025 6:07 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, memberikan informasi perihal penanganan bencana di Sumatra, 19 Desember 2025.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, memberikan informasi perihal penanganan bencana di Sumatra, 19 Desember 2025. (Sumber foto: Youtube BNPB)
SHARE

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia melayangkan kritik keras terhadap pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, perihal peliputan bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). 

AJI menilai, imbauan kedua pejabat tersebut berpotensi mengebiri kebebasan pers dan menekan fungsi media sebagai pengawas. Sorotan ini bermula dari pernyataan Jenderal Maruli di Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat, 19 Desember 2025. Dia meminta agar kekurangan penanganan bencana tidak disiarkan secara terbuka.

​Kalau ada hal kekurangan pasti banyak kekurangan. Tolong informasikan kami kekurangan itu, jangan diekspose lewat media,”

kata Maruli di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 19 Desember 2025.

Pada hari yang sama, Seskab Teddy melalui kanal YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga meminta media berfokus pada narasi positif dan tidak menggiring opini negatif terhadap kinerja pemerintah.

​Sampaikan pernyataan dan pertanyaan yang bijak. Jangan menggiring seolah pemerintah tidak kerja, petugas-petugas di lapangan tidak kerja. Di sini semua butuh kerja sama, kekompakan, energi positif,” ucap Teddy. 

Pernyataan seperti ini menekan media dalam norma pengekangan terhadap peran pers sebagai watchdog, terutama dalam konteks yang sensitif seperti bencana besar. Padahal, memberitakan upaya pemerintah tidak berarti menutup ruang untuk kritik. Sebaliknya, kritik media yang berbasis fakta justru mendukung akuntabilitas dan perbaikan kebijakan,” 

ujar Ketua Umum AJI Indonesia, Nany Afrida, Sabtu, 20 Desember 2025.

Sensor dan kontrol narasi media oleh pemerintah, terutama di wilayah bencana, selalu berangkat dari dalih yang terdengar mulia: menjaga ketertiban, mencegah kepanikan, dan melindungi korban. Namun dalam praktiknya, pembatasan informasi justru sering mengaburkan realitas di lapangan.

Ketika akses jurnalis dibatasi, data dikontrol sepihak, dan narasi “resmi” dipaksakan, publik kehilangan hak untuk mengetahui situasi sebenarnya yakni skala kerusakan, kelambanan distribusi bantuan, atau kegagalan mitigasi yang seharusnya bisa menjadi pelajaran bersama. 

Praktik intimidasi, penghalangan liputan, hingga pelabelan “berita negatif” menunjukkan bahwa pengontrolan narasi masih dilakukan demi citra pemerintah. Padahal, di tengah krisis, kerja jurnalistik yang bebas dan akurat justru membantu negara melawan disinformasi, mempercepat respons publik, dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Pernyataan dua perwira TNI AD tersebut, juga bisa memicu terjadinya praktik swasensor, seperti yang terjadi belakangan ini. Media akan takut menyampaikan kritik, bahkan menarik pemberitaan yang kritis terkait penanganan pascabencana. Akibatnya, publik tidak akan mendapat informasi sebenarnya,”

jelas Nany. 

Studi yang sedang dijalankan AJI Indonesia juga menunjukkan praktik swasensor di media di Indonesia semakin meningkat. Bila represi terselubung terhadap media berlanjut, maka kebebasan pers Indonesia bakal menghadapi tantangan serius, bahkan kembali ke ranah otorianisme.

Nany menegaskan, di sinilah Undang-Undang Pers menjadi fondasi vital. Undang-undang ini menegaskan bahwa pers nasional memiliki fungsi informasi, kontrol sosial, dan pendidikan publik, termasuk dalam situasi darurat. Peran jurnalis bukan memperburuk keadaan, melainkan memastikan akuntabilitas tetap berjalan ketika kekuasaan berada dalam tekanan krisis.  

AJI pun mendesak beberapa hal: 

  1. KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, untuk menarik kembali pernyataannya dan meminta maaf kepada publik;
  2. Pemerintah memberi akses seluas-luas dan memberi perlindungan keamanan bagi jurnalis maupun media untuk melakukan liputan di wilayah bencana Aceh, Sumut dan Sumbar;
  3. Dewan Pers untuk bersikap dan membela serta melindungi para jurnalis dan media dari ancaman dan intimidasi;
  4. Para pemimpin redaksi media untuk mempertahankan independensi ruang redaksi dan berpihak pada kepentingan publik.
Tag:acehajialiansi jurnalis independenBanjirkasadKepala Staf TNI Angkatan DaratlongsorMaruli SimanjuntakSekretaris KabinetSeskabsumaterasumatera baratSumatera UtaraTeddy Indra Wijaya
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Ikuti
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Tenggara Pacitan, Jawa Timur. (Sumber: X/@InfoBMKG)
Daerah

Gempa Magnitudo 6,4 Mengguncang Pacitan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi tektonik magnitudo (M) 6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Tengah pada Jumat 6 Februari 2026, pukul 01.06 WIB. Dilansir dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) episenter gempa berada…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam restitusi pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo (kedua kiri) menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Hukum

Tersangka Korupsi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Berdalih Negara Tak Rugi

Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono Purwo Wijoyo buka suara setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi restitusi pajak PT Buana Karya Bhakti (BKB). Mulyono mengaku menerima uang sebesar Rp800 juta…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
KPK menetapkan Kepala KPP Madya Banjarmasin tersebut sebagai tersangka dan menyita barang bukti senilai Rp1,5 miliar yang terdiri atas uang dan sejumlah bukti transaksi atau pemakaian dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Sumber: Antara Foto/Reno Esnir/fzn/foc)
Hukum

KPK Kuliti Modus Kepala KPP Madya Banjarmasin, Minta ‘Uang Apresiasi’ dari Restitusi Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono meminta jatah kepada PT BKB saat pencairan restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ke PT Buana Karya Bhakti (BKB). Pelaksana Tugas…

By
Rahmat
Dusep
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Pacitan, Jawa Timur. (Sumber: X/@InfoBMKG)
Nasional

Gempa Bumi Magnitudo 6,5 Goyang Pacitan, Jawa Timur

Gempa berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang Pacitan Jawa Timur pada Jumat dini hari,…

dusep-malik
By
Dusep
6 jam lalu
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

Menteri Pariwisata Dapet Rapor Merah dari DPR

Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Sudibyo memberi rapor merah terhadap kinerja…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
16 jam lalu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menerima pengurus MUI
Nasional

Kapolri Terima Audiensi MUI, Bahas Tim Tanggap Bencana

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melebarkan fungsi dan tugasnya dengan menggandeng pihak…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
By
Rahmat
Ivan
16 jam lalu
Hakim MK Adies Kadir bersiap mengikuti pembacaan sumpah jabatan pada pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dan Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Nasional

Resmi Jadi Hakim MK, Adies Kadir Janji ‘Jaga Jarak’ dari Perkara Terkait Partai Golkar

Adies Kadir memastikan tak akan menyidangkan gugatan yang berkaitan dengan Partai Golkar.…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up