Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan lonjakan luar biasa semangat juang atlet Tanah Air setelah menerima arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto menjelang SEA Games 2025.
Menurut Okto, pesan presiden memberi efek signifikan terhadap mental bertanding para atlet, terlebih setelah diumumkannya bonus sebesar Rp1 miliar bagi peraih medali emas.
Okto menjelaskan bahwa besaran bonus tersebut mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dibanding SEA Games 2023 yang berada di angka Rp525 juta. Kebijakan ini disebut langsung membakar motivasi atlet sejak hari-hari awal kompetisi.
Mendengar kabar bonus, atlet-atlet kita benar-benar tampil luar biasa di Thailand. Mereka tampil habis-habisan dan menunjukkan mental juara,”
ujar Okto saat ditemui di Jakarta, Rabu 24 Desember 2025.
Perhatian Presiden Angkat Mental Bertanding
Tak hanya soal bonus, perhatian langsung Presiden Prabowo juga dinilai memberi dorongan emosional besar.
Okto menyebut presiden bahkan sempat berkomunikasi langsung dengan atlet setelah meraih emas, termasuk di cabang olahraga berkuda.
Perhatian langsung seperti ini menjadi energi tambahan bagi atlet. Soal bonus, kami menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan presiden,”
tambah Okto.
Hasilnya, kontingen Merah Putih tampil impresif dengan koleksi 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Capaian ini melampaui target awal 80 medali emas yang sebelumnya ditetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir.
Dengan hasil tersebut, Indonesia mengakhiri SEA Games 2025 di posisi kedua klasemen akhir.
Prestasi Tandang Terbaik Sejak 1995
Okto menilai capaian kali ini sebagai salah satu yang paling berkesan, mengingat Indonesia tampil sebagai negara tamu. Secara statistik, raihan ini menyamai hasil terbaik saat SEA Games 1995 di Chiang Mai.
Ini bukan sekadar angka. Yang kita lihat adalah kualitas perjuangan, daya saing, dan karakter atlet Indonesia di tingkat Asia Tenggara,”
tegas Okto.
