Zohran Mamdani mengajukan permintaan agar pelantikannya sebagai Wali Kota New York digelar di sebuah bekas stasiun kereta bawah tanah peninggalan era Gilded pada Malam Tahun Baru, Kamis 1 Desember 2025. Lokasi tersebut dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sarat makna simbolis.
Mamdani menyebut tempat itu merepresentasikan perjuangan kelas pekerja sekaligus penanda dimulainya babak baru dalam perjalanan Kota New York.
Ini adalah monumen fisik bagi sebuah kota yang berani menjadi indah sekaligus membangun hal-hal besar yang akan mengubah kehidupan kaum pekerja,”
kata Mamdani dalam rilis resmi, dikutip The Guardian.
Menurut Mamdani, semangat besar yang pernah melahirkan infrastruktur monumental di New York seharusnya tidak berhenti sebagai catatan sejarah semata.
Ia menegaskan ambisi itu harus terus hidup dan menjadi arah kebijakan pemerintahan ke depan.
Ambisi itu tak harus menjadi kenangan yang hanya terbatas pada masa lalu, dan tidak pula harus terbatas pada terowongan di bawah balai kota. Ambisi itu akan menjadi tujuan pemerintahan yang cukup beruntung untuk melayani warga New York,”
lanjut Mamdani.
Mamdani mengaku merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin jutaan warga New York.
Ia berkomitmen melanjutkan kejayaan kota sekaligus membuka jalan menuju era penuh peluang baru bagi seluruh lapisan masyarakat.
Prosesi Pelantikan Dipimpin Tokoh Nasional
Pelantikan Mamdani akan dipimpin oleh Jaksa Agung New York, Letitia James, yang memandu pengambilan sumpah jabatan. Setelah prosesi awal, rangkaian acara akan berlanjut di tangga balai kota pada Rabu.
Di balai kota, Mamdani dijadwalkan kembali dilantik oleh senator Vermont, Bernie Sanders. Perayaan akan ditutup dengan pesta jalanan yang digelar di Broadway.
Letitia James menilai pemilihan bekas stasiun kereta bawah tanah sebagai lokasi pelantikan merupakan keputusan yang tepat. Menurutnya, transportasi publik menjadi simbol kesetaraan dan kebersamaan warga New York.
Terlepas dari semua kekuatan dan kelemahan kita sebagai individu, kita menaiki kereta bersama, menuju tempat-tempat yang jauh dan luas,”
ujar James.
Ia menegaskan Mamdani memahami pentingnya kehidupan berdampingan di kota multikultural tersebut.
Zohran adalah wali kota kita berikutnya karena dia memahami betapa penting warga New York yang hidup berdampingan, semuanya berhak atas kota tempat kita berkembang, tak peduli jalur kereta bawah tanah mana yang Anda gunakan.”
papar James.
Mantan Wali Kota New York Bill de Blasio dipastikan akan menghadiri pelantikan tersebut. Sementara itu, sejumlah mantan wali kota lainnya belum menyampaikan konfirmasi kehadiran.
Stasiun Bersejarah Jadi Saksi Zaman
Stasiun balai kota yang kini tak lagi digunakan pertama kali dibuka pada 1904 sebagai bagian dari 28 stasiun awal sistem kereta bawah tanah New York. Pada 1945, stasiun ini ditutup seiring modernisasi jaringan transportasi.
Meski terbengkalai, stasiun tersebut memiliki nilai sejarah tinggi. Lokasi ini resmi ditetapkan sebagai landmark Kota New York pada 1979 dan masuk dalam Daftar Tempat Bersejarah Nasional pada 2004.

