Tim SAR menemukan jenazah laki-laki diduga pelatih Valencia CF Femenino B, Fernando Martin Carreras pada Minggu, 4 Januari 2026, sekitar pukul 08.47 WITA.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman mengatakan, jasad tersebut ditemukan mengapung sekitar 1 nautical mile dari perairan pulau Rinca.
Tepatnya di koordinat 8 derajat, 36 menit, 32.58 detik Lintang Selatan dan 119 derajat, 36 menit, 32.22 Bujur Timur,”
ujar Fathur dalam keterangan pers.
Lokasi penemuan jenazah tidak jauh dari titik duga awal kejadian hilangnya korban. Jenazah kemudian dibawa menuju daratan Labuan Bajo menggunakan kapal KN SAR Kayan Putra Dewa untuk dibawa ke RSUD Komodo.
Jarak dari lokasi kejadian kurang lebih sekitar 1,13 nautical mile,”
lanjut Fathur.
Kini unit Disaster Victim Identification Polri dan pihak rumah sakit tengah mendalami jenazah tersebut guna memastikan identitas korban secara ilmiah.
Kami belum bisa mengetahui ciri-ciri, karena menunggu (hasil) identifikasi,”
tegas Fathur.
Ketika ditanya perihal dugaan korban, Fathur mengonfirmasi bahwa korban adalah orang dewasa.
Penemuan ini merupakan imbas dari tenggelamnya KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025 malam. Kapal itu mengangkut 11 orang, lima di antaranya merupakan warga negara Indonesia yang terdiri dari kapten kapal, pemandu wisata dan anak buah kapal.
Sedangkan, enam penumpang lain merupakan warga negara Spanyol, yaitu Fernando Martin Carreras pelatih Valencia CF bersama istri dan empat anaknya.
Setelah insiden, Istri dan satu anaknya selamat, tapi Fernando dan tiga anaknya yang lain dinyatakan hilang. Penyebab kapal tenggelam ialah anomali cuaca buruk.

