Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Bisnis Terlihat Lesu, BI Ungkap Sinyal Perlambatan Kegiatan Usaha di Akhir 2025
Ekonomi Bisnis

Bisnis Terlihat Lesu, BI Ungkap Sinyal Perlambatan Kegiatan Usaha di Akhir 2025

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Januari 19, 2026 2:05 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Ilustrasi penggunaan QRIS. (Sumber: Bank Indonesia)
Ilustrasi penggunaan QRIS. (Sumber: Bank Indonesia)
SHARE

Bank Indonesia (BI) melaporkan, kinerja kegiatan usaha melambat pada kuartal IV-2025. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada kuartal IV sebesar 10,61 persen, atau lebih rendah dari 11,55 persen pada kuartal III-2025.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, kinerja mayoritas kegiatan usaha terindikasi tumbuh positif dengan SBT tertinggi pada Lapangan Usaha (LU) jasa keuangan.

Nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada kuartal IV-2025 sebesar 10,61 persen, meski lebih rendah dari 11,55 persen pada kuartal III 2025,”

ujar Denny dalam keterangannya Senin, 19 Januari 2026.

Adapun untuk LU jasa keuangan tercatat sebesar 1,95 persen, LU perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan motor 1,21 persen, LU industri pengolahan 1,18 persen. Kemudian LU administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib 1,02 persen, LU Informasi dan komunikasi 0,90 persen, serta LU penyediaan akomodasi dan makan minum 0,77 persen.

Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru sehingga mendorong permintaan domestik,”

katanya.

Sejalan dengan melambatnya kegiatan usaha, kapasitas produksi terpakai pada kuartal IV 2025 sebesar 73,15 persen atau lebih rendah dibandingkan 73,84 persen pada kuartal III-2025. Meskipun, lebih tinggi dibandingkan 72,91 persen pada kuartal IV-2025.

Kendati demikian, untuk kondisi keuangan perusahaan responden menilai likuiditas perusahaan lebih baik. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih (SB) Likuiditas kuartal IV-2025 sebesar 18,72 persen, lebih tinggi dibandingkan SB 15,96 persen pada kuartal III-2025. 

Persentase responden yang menjawab kondisi likuiditas pada kuartal IV 2025 lebih baik meningkat menjadi sebesar 25,93 persen dibandingkan 23,02 persen pada kuartal sebelumnya,”

imbuhnya.

Di samping itu, kemampuan perusahaan untuk mencetak laba juga tercatat lebih baik, tercatat SB Indikator Rentabilitas sebesar 16,51 persen, meningkat dari SB 12,48 persen pada kuartal sebelumnya. 

Denny mengatakan, responden menilai akses kredit perbankan pada kuartal IV 2025 lebih mudah. Dalam hal ini tercermin dari SB akses kredit tercatat sebesar 2,93 persen pada kuartal IV-2025, lebih tinggi dibandingkan SB 2,52 persen pada kuartal III-2025. 

Hal tersebut didorong oleh persentase responden yang menjawab lebih sulit sebesar 3,63 persen, turun dibandingkan 4,49 persen pada kuartal sebelumnya,”

imbuhnya.
Tag:Bank IndonesiaDunia Bisnisjasa keuangankegiatan usahalapangan usaha
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
1
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
2
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
3
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
4
Trump Klaim China Sepakat Beli Minyak AS, Harga Minyak Terbang ke US$107,30 per Barel
By Anisa Aulia
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
5

BERITA LAINNYA

Konglomerat Prajogo Pangestu. (Sumber: Barito Pasific)
Ekonomi Bisnis

Prajogo Pangestu Lepas 1 Miliar Saham CUAN, Biar Apa?

Konglomerat RI Prajogo Pangestu kembali melepas saham miliknya di PT Petrindo Jaya…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Keok’ ke Level Rp17.600 per Dolar AS, Ekonom Minta BI Tak Kerek Suku Bunga

Nilai tukar rupiah akhir-akhir ini mengalami pelemahan, dan telah menyentuh level terdalam…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
Pengeboran Onshore Milik Pertamina. (Sumber: Dok. PHE)
Ekonomi Bisnis

Lampaui Efisiensi, PHE Berhasil Hemat Anggaran Rp11 Triliun Lebih pada 2025

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat realisasi efisiensi biaya (cost optimization) sebesar…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
4 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?

Nilai tukar rupiah terus menunjukkan pelemahan, dan menempatkannya sebagai salah satu mata…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up